Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Bupati Sumenep Ajak Masyarakat Lestarikan Musik Tongtong Sebagai Warisan Budaya Tak Benda

Pada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi saat berada di tengah-tengah masyarakat saat lepas gelaran parade musik tongtong semarakkan peringatan bulan bung karno. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengajak masyarakat agar selalu menjaga, merawat serta melestarikan musik tradisional tongtong, supaya anak cucu bisa menikmati seni budaya itu sepanjang waktu.

“Pemerintah daerah mengharapkan, seni budaya musik tongtong ini terus bertahan dan lestari di tengah-tengah masyarakat tidak tergerus perubahan zaman apapun,” ajak Bupati Fauzi di sela-sela pelepasan Parade Musik Tongtong Semarak Juni Bulan Bung Karno, di depan Rumah Dinas Bupati, Sabtu (10/6/2023) malam.

IMG-20260617-WA0002

Pada momentum parade musik Tongtong dalam semarak Juni Bulan Bung Karno menampilan sebanyak enam kelompok, yakni Gong Mania, Lanceng Kermata, Putera Siding Puri, Pangeran Wiraraja, Pangeran Soengenep dan Pornama Alam.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Ajak Masyarakat Lestarikan Musik Tongtong Sebagai Warisan Budaya Tak Benda. (foto/ist)

Pada momentum parade musik Tongtong ini mampu menghadirkan ribuan pengunjung yang memadati rumah dinas bupati sebagai tempat start. Bahkan ruas-ruas jalan yang menjadi rute hingga finis juga dipenuhi oleh ribuan pengunjung yang menyaksikan pagelaran musik tradisional ini.

Dengan adanya musik Tongtong ini juga, mampu mengangkat perekonomian masyarakat bagi pelaku usaha UMKM yang berpeluang berkesempatan berjualan di sekitar pagelaran musik tradisional ini.

Bupati Fauzi mengharapkan masyarakat harus berperan dalam melestarikan musik tongtong dan seni budaya lainnya, karena seni budaya itu perlu dukungan semua elemen di Kabupaten Sumenep, untuk peduli demi menghadapi  perkembangan zaman supaya tidak hilang begitu saja.

“Seluruh masyarakat memberikan kontribusi positif mencintai kesenian dan kebudayaan seperti musik tongtong ini, alasannya pemerintah dan masyarakat mempunyai tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat serta melestarikannya,” harap Bupati Fauzi.

Bupati Fauzi mengungkapkan, apalagi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI telah menetapkan, bahwa musik tongtong sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Kabupaten Sumenep.

Sehingga diharapkan seluruh masyarakat hendaknya menggunakan seni budaya itu dalam kehidupan sehari-hari sebagai sebuah kebanggaan.

“Musik tongtong yang tampil di berbagai kegiatan masyarakat sangat penting, dalam rangka menumbuhkan seni budaya ini kepada generasi muda, sebagai upaya membentengi dirinya dari pengaruh budaya luar yang kurang baik,” pungkas Bupati Sumenep Achmad Fauzi. (*ji/ily)

Bacaan Lainnya

Hadiri Seminar, Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Dorong Pemerataan Manfaat DBHCHT untuk Madura

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Besarnya kontribusi Madura terhadap...

Owner CV Ayunda Permata Sejahtera Pamekasan Dukung Seminar FL2MI Madura, Dorong Keadilan Bagi Petani Tembakau, Garam dan Migas

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Owner CV Ayunda Permata...

Tingkatkan Kepercayaan Investor, DPMPTSP Sumenep Gencarkan Pendampingan LKPM

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Lestarikan Budaya Madura “Kerapan Sapi” HUT ke-60 Korem 084/Bhaskara Jaya di Sumenep Sukses Digelar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lapangan Giling, Kabupaten Sumenep,...

Kampung Semarak DRT Jadi Magnet Warga Sumenep, Wadah Ekonomi UMKM hingga Aksi Sosial

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lapangan Manding Laok, Kecamatan...

HM Cafe & Billiard Resmi Dibuka di Sumenep, Jadi Wadah Bersantai, Olahraga hingga Pertumbuhan Ekonomi Kreatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *