Menu

Mode Gelap
PKDI Sumenep Siap Sukseskan Program Koperasi Desa Merah Putih untuk Penguatan Ekonomi Desa Ini daftar Brand dan Perusahaan dengan Performa Komunikasi Terbaik di Ruang Digital BIP Hadirkan Kebahagiaan Ramadan Bagi 3.000 Anak Yatim di Pamekasan, Dapat Apresiasi Bupati dan Raih Rekor MURI DPUTR Sumenep Bekali Pemerintah Desa Pemahaman Pengelolaan Bantuan Keuangan Khusus 2026 Diskominfo se-Jatim Ikuti Pendampingan Pengaduan Publik dari KemenPAN-RB

EKONOMI · 10 Apr 2023 22:34 WIB

Diskop UKM Perindag Sumenep Jamin Keamanan Masyarakat dari Mamin Kadaluarsa Jelang Hari Raya


 KIRI, PAKAI BATIK. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid. (foto/ist) Perbesar

KIRI, PAKAI BATIK. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid. (foto/ist)

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Masyarakat Kota Keris tidak perlu khawatir dan was-was membeli makanan dan minuman baik di toko modern, swalayan, maupun pasar-pasar tradisional untuk lebaran. Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) setempat bakal memberikan jaminan keamanan dari makanan dan minuman (Mamin) kadaluarsa jelang Hari Idul Fitri tahun ini.

Karena Diskop UKM Perindag Kabupaten Sumenep bakal turun langsung melakukan inspeksi mendadak kepada toko-toko modern, swalayan, maupun pasar-pasar tradisional di wilayah setempat untuk menghindari keberadaan makanan dan minuman (Mamin) kadaluarsa.

Kepala Dinkop UKM dan Perindag Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid mengaku itu sebagai langkah yang dilakukan instansi pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya, untuk memberikan jaminan keamanan pada masyarakat Kota Keris dalam mendapatkan makanan dan minuman aman dan sehat.

Kadis Inung karib dipanggil, memastikan dalam waktu dekat segera melakukan sidak untuk memastikan semua makanan dan minuman yang dijual tidak kadaluarsa.

Kepala Dinkop UKM dan Perindag Sumenep mengatakan sudah melakukan rapat gabungan bersama OPD-OPD terkait. “Kita sudah gelar rapat gabungan, yang melibatkan Dinas Kesehatan, Satpol PP untuk persiapan sidak,” jelasnya, Senin (10/4).

Inung mengungkapkan, jika turun langsung kelapangan melakukan sidak mamin kadaluarsa itu rutin dilakukan setiap tahun. Terutama menjelang Idul Fitri. Tujuannya, agar para konsumen bisa terhindar dari para penjual nakal. “Jika ditemukan ada mamin yang kadaluarsa, nanti kami tegur, lalu barangnya kami amankan dan dibuatkan berita acara,” terangnya.

Mengacu pada tahun sebelumnya, menurut Kepala Dinkop UKM dan Perindag Sumenep ini, sidak mamin kadaluarsa itu tidak hanya menyasar di kecamatan kota saja. Melainkan, juga dilakukan ke wilayah kecamatan sekitar, baik toko modern, swalayan, maupun pasar-pasar tradisional. “Karena pedagang pasar tradisional kadang kurang memperhatikan masa kedaluarsa,” ungkapnya. (*ji/ils/red)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

DRT Hadirkan Inovasi Baru Lewat Rokok Kretek Varian Exclusive dan Apel dengan Harga Terjangkau

7 Maret 2026 - 01:49 WIB

Bupati Sumenep Resmi Buka Bazar Takjil Ramadan 2026: Momentum Bangkitlah Ekonomi Masyarakat

20 Februari 2026 - 20:33 WIB

Bupati Sumenep Resmi Buka Bazar Takjil Ramadan 2026: Momentum Bangkitlah Ekonomi Masyarakat

Bupati Sumenep Turun Langsung ke Pasar Pantau Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

13 Februari 2026 - 12:59 WIB

Bupati Sumenep Turun Langsung ke Pasar Pantau Harga dan Ketersediaan Kebutuhan Pokok Jelang Ramadan 2026

Di Pengukuhan Dekopinda, Bupati Sumenep Dorong Transformasi Digital untuk Penguatan Ekonomi Kerakyatan

12 Februari 2026 - 19:56 WIB

Rokok Kretek DRT Exclusive Tampil dengan Desain Elegan dan Berkelas

11 Februari 2026 - 21:41 WIB

CV Ayunda Permata Sejahtera Ucapkan Selamat HPN 2026, Apresiasi Peran Pers Sebagai Jembatan Pemerintah-Dunia Usaha

10 Februari 2026 - 17:13 WIB

Trending di EKONOMI

Sorry. No data so far.