PASANG IKLANMU DISINI

DWP Kecamatan Bodeh Gelar Stand UMKM di Festival Jajanan Pemalang 2024

Pada
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Minggu, 4 Februari 2024, jalan Suro Hadi Kusumo, area Pendopo Kabupaten Pemalang, mendadak dibanjiri ratusan masyarakat dari mulai anak-anak, remaja dan dewasa serta orangtua yang mana mereka notabenenya adalah masyarakat Pemalang.

Mereka untuk melihat serta mencicipi atau merasakan jajanan khas Pemalang yang merupakan makanan khas kedaerahan Kabupaten Pemalang yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam bidang UMKM (kuliner kedaerahan) sekaligus juga nguri-nguri budaya jawa khususnya wilayah Pemalang.

IMG-20260617-WA0002

Festival jajanan Pemalang yang setiap tahun dige diprakarsai oleh Ketua PKK Pemalang, Ketua Dharma Wanita Persatuan Pemalang, yang berkolaborasi juga dengan beberapa pimpinan instansi/birokrasi pemerintah terkait.

Bupati Pemalang H. Mansur Hidayat, ST, didampingi Hj. Santi Rosalia S.Sos, Ketua PKK Pemalang, hadir juga Heriyanto Sekda Pemalang dan Hernifah Heriyanto Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemalang menyaksikan sekaligus meresmikan festival jajanan Pemalang.

Terlihat ada puluhan stand-stand UMKM yang terdiri dari masing-masing DWP tingkat kecamatan serta beberapa stand-stand UMKM dari instansi/birokrasi Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Dan salah satunya adalah Stand UMKM DWP Kecamatan Bodeh. Terlihat oleh awak media Misbahudin beserta istri menjaga stand ditemani beberapa stafnya.

“Alhamdulilah kami dari Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Bodeh membuka stand UMKM pada Festival Jajanan Pemalang tahun 2024 dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pemalang Ke 449 tahun,” terangnya.

Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang serta kepada Ketua Dharma Wanita Persatuan Pemalang yang telah mengadakan acara ini serta memberikan kesempatan kepada untuk ikut serta.

“Di stand kami sajikan aneka jajanan khas Pemalang antara lain nasi jagung, lepet jagung, lepet ketan, wader, keripik gadung, keripik pisang, usreng (usus goreng),” jelasnya.

“Dari semua jajanan yang kami jajakan yang paling laku adaah nasi jagung dan lepet jagung,” imbuhnya.

Pihaknya juga berpesan, untuk masyarakat Pemalang dan khususnya kaum muda atau generasi Z untuk mengenali dan menyukai jajanan tradisional sekaligus melestarikan.

“Harapan kami juga acara-acara seperti selalu exist dikarenakan bisa mendongkrak sirkulasi ekonomi yang lebih baik,” pungkasnya. (sus)

Bacaan Lainnya

MEC 2026 Siap Digelar, Puluhan Peserta dari Berbagai Daerah Bakal Unjuk Kreativitas Bertema Keraton Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Ajang Madura Ethnic Carnival...

Bappenas Petakan Potensi Sumenep, Fokus Infrastruktur, Garam hingga Energi Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan...

Bukan Sekadar Bisnis, Toko Emas Central 88 Pamekasan Dedikasikan Laba untuk Anak Yatim dan Dhuafa

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Aktivitas perdagangan emas di...

Swiss-Belinn Manyar Surabaya Hadirkan MAJESTIC Wedding Fair Perdana Libatkan Lebih dari 30 Vendor, Ini Tanggalnya

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Pasangan yang tengah mempersiapkan...

DRT The Big Family Sumenep Tunjukkan Kepedulian terhadap Seni Tradisional Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dukungan terhadap pelestarian seni...

HM Family Dukung Pelestarian Budaya Musik Tong-Tong se-Madura dengan Jadi Sponsor Sabda Alam Pamekasan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peran dunia usaha dalam...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *