PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

FRPB Pamekasan Berkolaborasi dengan Sekolah Beri Materi Kebencanaan

Pada
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Sebagai bentuk dukungan terhadap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan surat edaran No. 10 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) Ramah tahun ajaran 2025 – 2026, FRPB (Forum Relawan Penanggulangan Bencana) Pamekasan berkolaborasi dengan beberapa sekolah mengisi materi kebencanaan.

Ada 11 sekolah mulai dari TK sampai tingkat menengah atas yang bekerjasama dengan FRPB Pamekasan untuk mengisi materi dengan topik pengenalan aksessibilitas dan keamanan satuan pendidikan dari tanggal 14 sampai 19 Juli 2024.

IMG-20260926-WA0006

Ketua FRPB Pamekasan Budi Cahyono, menyampaikan bahwa 11 sekolah tersebut ada di Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang.

“Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah, MAN 2 Pamekasan, SMA Al Falah Sumbergayam Kadur Putra dan Putri, SMPN 2 Pamekasan, MTS dan MA An Nasyiin Grujugan, SDI Al Munawarah, SMKN 1 Omben Sampang, SMPN 1 Camplong, TKIT Al Ibroh Pamekasan, dan dukungan ambulans dan perlengkapannya di SMAN 3 Pamekasan,” jelas Budi, Sabtu (19/07/25).

Budi telah memberikan dukungan penuh pada kegiatan MPLS pada sekolah yang telah berkolaborasi dengan FRPB Pamekasan.

“Kami siapkan fasilitator Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), personel pendukung, perlengkapan Pertolongan Pertama, sampai unit ambulans untuk menyukseskan kegiatan MPLS Ramah di sekolah dan madrasah,” ungkapnya.

Sementara salah seorang fasilitator SPAB FRPB, Chandra Kirana mengatakan bahwa program MPLS Ramah yang bertopik pengenalan aksessibilitas dan keamanan satuan pendidikan sangat bagus diberikan pada murid baru.

“Murid diajak untuk mengenali ancaman bahaya yang ada di sekolah, informasi peringatan dini, jalur evakuasi, peralatan keselamatan, serta praktek tindakan penyelamatan dan evakuasi dalam situasi darurat,” paparnya.

Chandra menegaskan bahwa upaya pemerintah yang memasukkan materi kebencanaan dalam MPLS adalah hal penting yang harus dilakukan setiap satuan pendidikan.

“Mengingat bencana tidak pernah tahu jadwalnya, maka membangun kesiapsiagaan bagi warga sekolah adalah prioritas yang harus dilakukan,” pungkasnya. (fid)

Bacaan Lainnya

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Bangun Kemitraan dengan Kalangan Pesantren, Kapolresta Sumenep Kunjungi Ponpes Al-Amien Prenduan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kapolresta Sumenep Kombes Pol....

Pembukaan Dies Natalis ke-23 SMAN 1 Masalembu Disambut Antusias dan Meriah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembukaan Dies Natalis ke-23...

Bupati Sumenep Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai LAKONALAKONE

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lomba mewarnai LAKONALAKONE yang...

SMP Negeri I Masalembu Kembali Berjaya, Raih Juara I dan III Sepak Takraw Kejurkab Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMP Negeri 1 Masalembu...

SMA Negeri 1 Masalembu Pertahankan Gelar Juara I Sepak Takraw Kejurkab Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMA Negeri 1 Masalembu...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *