Menu

Mode Gelap
Satpol PP Tidak Berani Tutup Proyek Pabrik Pakan Ternak Tak Berijin, Ada Apa? Dari HPN 2026, DPRD Sumenep Ajak Pers Jaga Integritas dan Kawal Kebijakan Publik Seluruh Karyawan dan Manajemen RSUD Sumenep Ucapkan HPN 2026: Direktur Erliyati Harap Pers Tetap Profesional dan Independen Momentum HPN 2026: Bupati Sumenep Cak Fauzi Ajak Insan Pers Terus Dukung Kemajuan Daerah Bupati Sumenep Tinjau Karduluk, Salurkan Bantuan Lanjutan untuk Korban Bencana Angin Kencang

JURNALIS INDONESIA · 18 Feb 2022 20:19 WIB

Katakan Tidak pada Miras Oplosan, 3 Nyawa Melayang di Sumenep


 Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

JURNALIS INDONESIA – Perlu jauhi dan katakan tidak pada minuman keras (Miras) apalagi meracik sendiri karena itu tentu membahayakan. Jika tidak, halnya di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, 3 nyawa melayang (meninggalkan dunia) dan 3 lagi dilarikan ke rumah sakit (RS) setempat akibat meminum miras oplosan.

Berdasarkan yang diterima mjinews.net, insiden berujung maut ini pada 16 Februari 2022 sekira pukul 13.00 WIB, sesuai keterangan rilis Humas Polres Sumenep, Jumat (18/2/2022).

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti menerangkan, insiden pesta miras ini terjadi bertempat di rumah kosong Dusun Talon, Desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan Sumenep, yang tidak ditempati karena pemiliknya berada di Surabaya.

“Total ada 6 orang, 1 meninggal di rumah 2 meninggal di Puskesmas Pragaan 2 dirawat di Puskesmas Pragaan dan 1 di rujuk ke RSUD Sumenep,” terang Widi.

Diungkapkan Widi, keenam korban pesta itu kesemuanya dari Kabupaten Sumenep, Kecamatan Pragaan. Mereka berinisial S (19) asal Dusun Galis, Desa Pakamban Laok. S meninggal dunia di rumahnya sekira pukul 05.00 WIB.

Kemudian F (19) asal Dusun Ketapang, Desa Jaddung. F meninggal dunia sesaat mendapatkan perawatan di Puskesmas Pragaan. Selanjutnya, FH (19) asal Dusun Galis, Desa Pakamban Laok. FH juga meninggal dunia sesaat mendapatkan perawatan di Puskesmas Pragaan.

Lalu A (16) asal Dusun Talon, Desa Pakamban Laok. A kondisi tidak sadar. Kemudian Z (18) asal Dusun Galis, Desa Pakamban Laok. Z kondisi membaik di rujuk ke RSUD Sumenep. Dan AD (18) Dusun Talon, Desa Pakamban Laok. AD kini kondisinya mulai membaik.

“(Mereka korban, red) melakukan minum-minuman keras dengan minuman alkohol dicampur jasjus,” jelas Widi.

Mantan Kapolsek Kota Sumenep ini menyebut, Polisi masih melakukan lidik lebih lanjut dan korban masih belum dapat diminta keterangan. (mji/ily/red)

Artikel ini telah dibaca 92 kali

Baca Lainnya

Kepala Desa Bantarbolang dan Perangkat Gelar Jumat Bersih di Kantor Balai Desa

6 Februari 2026 - 09:56 WIB

Kepala KUA Kecamatan Gayam Sampaikan Pesan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah

2 Februari 2026 - 23:08 WIB

Pemdes Grujugan Peringati Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah: Kades Didik Susanto Ajak Tingkatkan Kualitas Ibadah

2 Februari 2026 - 22:46 WIB

Pemdes Kebunagung di Malam Nisfu Sya’ban 1447 Hijriah Ajak Perkuat Keimanan dan Perbanyak Doa

2 Februari 2026 - 20:13 WIB

PBH Jatim Hadir di Sumenep, Digagas Jadi Wadah Pendampingan, Dialog hingga Pencerahan Hukum

1 Februari 2026 - 00:38 WIB

PBH Jatim Hadir di Sumenep, Digagas Jadi Wadah Pendampingan, Dialog hingga Pencerahan Hukum

Karang Taruna Desa Bantarbolang Galang Dana Peduli Banjir dan Longsor

31 Januari 2026 - 18:46 WIB

Trending di JURNALIS INDONESIA

Sorry. No data so far.