PASANG IKLANMU DISINI

Kementan RI Melalui BPPSDMP Sumenep Ikut Tampil di MCF 2026: Hadirkan Ruang Edukasi dan Promosi Pertanian

Pada
Kementan RI Melalui BPPSDMP Sumenep Ikut Tampil di MCF 2026: Hadirkan Ruang Edukasi dan Promosi Pertanian
Kementan RI Melalui BPPSDMP Sumenep Ikut Tampil di MCF 2026: Hadirkan Ruang Edukasi dan Promosi Pertanian
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kabupaten Sumenep ikut tampil pada Madura Culture Festival (MCF) 2026 yang diselenggarakan di Stadion A. Yani, Sumenep, Rabu (26/8/2026).

Madura Culture Festival dijadwalkan berlangsung hingga 4 September 2026 dalam sederet agenda mulai dari Madura Night Vaganza, Festival Desa Wisata Madura, Festival Tari Nasional, Festival Kopi, Festival Tembakau Madura, E-Sport Competition, Konser Musik, Expo UMKM dan Kuliner hingga Parade Musik Tong-tong.

IMG-20260617-WA0002

Pada Madura Night Vaganza menjadi salah satu momentum bagi insan pertanian Kabupaten Sumenep untuk memperkenalkan berbagai inovasi, program, serta layanan kepada masyarakat secara luas.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) turut menghadirkan stan yang melibatkan penyuluh pertanian wilayah kerja Kabupaten Sumenep.

Koordinator Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep, Dewo Ringgih, menyampaikan bahwa kehadiran stan penyuluh tidak hanya berorientasi pada promosi, tetapi juga menjadi ruang interaksi dan edukasi bagi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perkembangan sektor pertanian.

“Salah satu fasilitas yang diperkenalkan adalah Co Working Space (CWS). Ruang tersebut dirancang sebagai wadah kolaborasi dan inovasi bagi penyuluh pertanian untuk bekerja, berbagi informasi, serta membangun gagasan bersama dalam mendukung pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan,” terangnya.

Selain itu, sejumlah program dan layanan pertanian juga diperkenalkan kepada pengunjung. Di antaranya Pasar Tani yang menampilkan produk unggulan petani sekaligus mengembangkan konsep pasar tani digital.

Pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai kegiatan hilirisasi, digitalisasi, diversifikasi, serta adaptasi terhadap perubahan iklim. Program tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong petani agar mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kondisi sektor pertanian.

“Tidak kalah menarik, stan BPPSDMP Kabupaten Sumenep juga memperkenalkan kegiatan PM-AAS yang mengusung konsep pertanian modern atau Advanced Agricultural System. Pemanfaatan teknologi dan mekanisasi menjadi bagian dari upaya meningkatkan efisiensi serta produktivitas pertanian,” jelasnya.

Program digitalisasi atau modernisasi pertanian turut menjadi perhatian. Teknologi diperkenalkan sebagai salah satu instrumen untuk membantu petani meningkatkan produktivitas, memperoleh informasi secara lebih cepat, sekaligus mengembangkan sistem pertanian yang lebih efisien.

Sementara di sektor perkebunan, penyuluh pertanian Sumenep membawa program hilirisasi komoditas kelapa dan mente. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

“Ada pula agenda peluncuran Podcast Capink (Cakap Pintar Petani Kekinian). Program tersebut dikemas sebagai media komunikasi dan edukasi yang diharapkan dapat menjadi ruang berbagi informasi mengenai dunia pertanian dengan pendekatan yang lebih dekat dengan generasi saat ini,” ungkapnya.

Keterlibatan penyuluh pertanian dalam MCF Madura Night Vaganza sekaligus menunjukkan bahwa peran penyuluh tidak hanya sebatas mendampingi petani di lapangan. Penyuluh juga memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi, memperkenalkan inovasi, serta menghubungkan petani dengan perkembangan teknologi dan peluang pengembangan usaha pertanian.

Melalui berbagai program yang ditampilkan, masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana sektor pertanian terus berkembang mengikuti tuntutan zaman.

Kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi petani dan pelaku usaha pertanian untuk mengenalkan produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Hadirnya BPPSDMP Kabupaten Sumenep di MCF 2026 juga diharapkan untuk memperkuat komunikasi antara penyuluh, petani, pelaku usaha, dan masyarakat.

Dengan mengusung semangat pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berdaya saing, kehadiran penyuluh pertanian dalam Madura Night Vaganza 2026 diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai berbagai inovasi yang tengah dikembangkan di sektor pertanian Sumenep.

Bacaan Lainnya

Bappenas Petakan Potensi Sumenep, Fokus Infrastruktur, Garam hingga Energi Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan...

Sekda Agus Dwi Saputra Ajak ASN Sumenep Perkuat Semangat Kemanusiaan melalui Donor Darah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

Peringati Maulid Nabi, Keluarga Besar Bapenda Sumenep Perkuat Silaturahmi dan Semangat Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Keluarga besar Badan Pendapatan...

Kabar Baik, Sambut Hari Jadi Sumenep ke-757, Bapenda Beri Diskon Tunggakan PBB-P2 hingga 95 Persen

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar baik bagi masyarakat...

Sekda Sumenep Minta ASN Perkuat Disiplin dan Berani Berinovasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten...

Alasan Sakit, Istri Anom Mangkir dari Panggilan KPK, FWP: Mungkin Takut Ditahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Istri Bupati Pemalang nonaktif...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *