PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Krisis BBM di Sumenep Madura Jawa Timur Belum Teratasi, Masyarakat Desak Langkah Nyata Pemerintah

Pada
Krisis BBM di Sumenep Madura Jawa Timur Belum Teratasi, Masyarakat Desak Langkah Nyata Pemerintah
Krisis BBM di Sumenep Madura Jawa Timur Belum Teratasi, Masyarakat Desak Langkah Nyata Pemerintah
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Warga Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali dibuat resah akibat sulitnya memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertalite dan Solar. Hingga Rabu (1/7/2026), masyarakat masih harus mengantre selama berjam-jam di sejumlah SPBU hanya untuk mendapatkan BBM yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Kondisi tersebut terlihat di SPBU 54.694.08 yang berada di Jalan Arya Wiraraja, Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. Sejak sekitar pukul 08.00 WIB, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat telah memenuhi area SPBU hingga meluber ke luar lokasi.

IMG-20260926-WA0006

Sejumlah warga mengaku kelangkaan Pertalite dan Solar dalam beberapa hari terakhir terjadi hampir di seluruh SPBU di Kabupaten Sumenep. Kondisi ini berbeda dengan biasanya, ketika kedua jenis BBM tersebut relatif mudah diperoleh.

“Ini sebenarnya ada apa? Kenapa sampai sekarang masyarakat yang hanya ingin membeli Pertalite dan Solar harus dibuat resah seperti ini? Apakah pemerintah tidak melihat kondisi yang dialami masyarakat? Mengapa belum ada solusi yang benar-benar dirasakan warga?” ujar seorang pengendara yang sedang mengantre Pertalite.

Akibat antrean panjang, banyak warga mengaku aktivitas dan pekerjaan mereka ikut terganggu. Waktu yang seharusnya digunakan untuk bekerja justru habis di antrean SPBU demi mendapatkan BBM.

“Mau sampai kapan masyarakat harus menghadapi kondisi seperti ini hanya untuk membeli BBM?” keluh pengendara lain yang sedang mengantre Solar.

Padatnya antrean juga berdampak pada pengguna kendaraan yang hendak membeli jenis BBM lain. Mereka kesulitan memasuki area pengisian karena akses menuju dispenser dipenuhi kendaraan yang mengantre Pertalite dan Solar.

Warga pun mendesak pemerintah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

“Tolong pemerintah lebih sigap. Kami datang untuk membeli BBM, bukan meminta secara cuma-cuma. Jangan biarkan masyarakat terus menjadi korban akibat persoalan yang tak kunjung selesai,” tegas salah seorang warga.

Bacaan Lainnya

Dr. Nur’annafi Farni Syam Maella Terpilih Jadi Dekan Fikom Unitomo Surabaya, Bawa Semangat Regenerasi

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas...

Semangat Fastabiqul Khairat, Bang Ali Hadirkan BBM Gratis Menyasar Empat Kabupaten di Madura

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Kepedulian terhadap masyarakat kembali...

Diskominfo Sumenep Siapkan Literasi Digital untuk Dukung Sekolah Aman dan Nyaman

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

RSUD Sumenep Semakin Meningkat, Kini Tambah Fasilitas Diagnostik dengan Pengoperasian CT Scan 64 Slice

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Pernikahan Bos Ayunda Group Pamekasan Bawa Berkah

BANYUWANGI (JURNALIS INDONESIA) – Pernikahan H. Bambang Budianto,...

Merasa Dipermalukan di Media Sosial, Anggota Arisan Sumenep Akan Tempuh Jalur Hukum

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang perempuan berinisial T...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *