PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir

Pada
KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir
KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir terus mendapat perhatian berbagai pihak di Kabupaten Sumenep. Salah satunya melalui kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove dan 40 pohon malapari yang digelar PT Radiant Utama Interinsco (RUI) Tbk di wilayah pesisir Kalianget, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan tersebut turut didukung penuh dihadiri Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, S.H., M.Hum., bersama sejumlah unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

IMG-20260926-WA0006

Program penghijauan itu menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan berbagai instansi dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir serta memperkuat langkah mitigasi perubahan iklim.

KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir
KSOP Kalianget Dukung Penanaman 5.000 Mangrove dan 40 Malapari untuk Jaga Pesisir

Rangkaian kegiatan diawali dengan seremoni di ruang rapat Kantor KSOP Kelas IV Kalianget. Hadir dalam acara tersebut unsur Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimca) Kalianget, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, hingga PT Garam.

Usai acara pembukaan, seluruh peserta bergerak menuju kawasan pesisir untuk melakukan penanaman mangrove dan malapari secara langsung.

Program ini merupakan bagian dari komitmen PT RUI Tbk dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus mendukung rehabilitasi kawasan pesisir melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir yang memiliki peran besar bagi kehidupan dan keberlanjutan lingkungan.

Sebanyak 5.000 bibit mangrove dan 40 pohon malapari ditanam sebagai langkah nyata untuk mengurangi risiko abrasi pantai, memperbaiki kualitas lingkungan pesisir, serta mendukung penyerapan karbon yang berkontribusi terhadap pengendalian perubahan iklim.

Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat penting bagi keberlangsungan ekosistem pesisir.

Menurutnya, mangrove memiliki fungsi vital sebagai pelindung alami garis pantai dari ancaman abrasi dan gelombang laut. Selain itu, kawasan mangrove juga menjadi habitat berbagai jenis biota yang memiliki nilai ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat.

“Keberadaan hutan mangrove sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut. Selain melindungi pantai, mangrove juga menjadi tempat hidup berbagai biota yang mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pohon malapari memiliki manfaat besar bagi kawasan pantai karena mampu beradaptasi dengan lingkungan pesisir, membantu menjaga kestabilan tanah, serta mendukung penghijauan wilayah pantai.

Melalui penanaman kedua jenis tanaman tersebut, diharapkan ketahanan lingkungan pesisir Kalianget semakin kuat dan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.

Tidak hanya sebatas penanaman, program ini juga akan diikuti dengan kegiatan pemeliharaan dan pemantauan secara berkala guna memastikan tingkat keberhasilan tumbuh tanaman tetap optimal.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Momen tersebut menjadi simbol kuatnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung program konservasi yang berkelanjutan.

Melalui program penanaman mangrove dan malapari tahun kedua ini, kawasan pesisir Kalianget diharapkan semakin terjaga dari ancaman abrasi, memiliki kualitas lingkungan yang lebih baik, serta mampu berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim menuju pesisir yang lestari, produktif, dan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Cak Fauzi Peduli Warganya, Turun Langsung Distribusikan Bantuan Air Bersih di Langsar Laok

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kemarau panjang mulai berdampak...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Dukung Rangkaian Hari Santri 2026, Dorong Semangat Santri Terus Diwariskan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rangkaian peringatan Hari Santri...

Camat Pragaan Ajak Jadikan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai Momentum Memperkuat Persatuan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *