PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Media Expo 2026 Jadi Ruang Promosi UMKM dan Seni Budaya Sumenep

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menyambut positif pelaksanaan Media Expo 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan kekayaan seni budaya daerah.

Media Expo 2026 dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 25 Oktober hingga 3 November 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

IMG-20260926-WA0006

Ajang ini merupakan inisiatif tiga perusahaan media lokal, yakni NusaInsider.com, KlikTimes.id, dan LensaMadura.com.

Bupati yang akrab disapa Cak Fauzi itu menyampaikan apresiasinya saat dikonfirmasi pada Sabtu (24/10/2026). Ia berharap penyelenggaraan perdana tersebut menjadi awal dari kegiatan berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Sebagai kegiatan perdana, kami mengapresiasi penyelenggaraan Media Expo 2026 ini. Semoga kegiatan yang diinisiasi oleh tiga perusahaan media lokal tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya dengan konsep yang semakin matang dan melibatkan berbagai pihak,” terangnya.

Menurut Cak Fauzi, penyelenggaraan Media Expo menunjukkan bahwa perusahaan pers memiliki peluang untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan daerah. Selain menjalankan fungsi penyampaian informasi, media juga dapat mengambil peran dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pekerja seni, serta komunitas budaya untuk memperkenalkan produk dan kreativitas mereka kepada masyarakat.

Namun, Cak Fauzi mengingatkan agar penyelenggaraan perdana ini dijadikan bahan evaluasi bagi para penggagas. Evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mengetahui berbagai kekurangan sehingga pelaksanaan berikutnya dapat dipersiapkan secara lebih baik.

“Karena ini masih perdana, saya berharap para inisiator dari tiga media tersebut melakukan evaluasi sejak awal hingga akhir pelaksanaan, terutama terhadap hal-hal yang perlu diperbaiki dari sisi teknis penyelenggaraan. Dengan begitu, kegiatan berikutnya bisa dipersiapkan lebih matang,” imbuhnya.

Selain evaluasi teknis, ia menilai keterlibatan generasi muda menjadi salah satu unsur penting dalam menyukseskan Media Expo 2026. Peringatan hari jadi provinsi dan kabupaten, menurutnya, dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antarkomunitas dan membuka ruang partisipasi bagi pemuda.

Peran generasi muda diharapkan mampu menghadirkan gagasan kreatif, meningkatkan keterlibatan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap potensi dan identitas daerah.

Cak Fauzi juga menyoroti pentingnya partisipasi pelaku usaha lokal, seniman, dan berbagai komunitas dalam rangkaian kegiatan tersebut. Kehadiran UMKM diharapkan dapat memperluas kesempatan promosi sekaligus memperkenalkan produk unggulan Sumenep kepada pengunjung.

Di sisi lain, keterlibatan seniman dan pegiat kebudayaan menjadi peluang untuk menampilkan beragam kesenian lokal agar semakin dikenal oleh masyarakat luas.

Dengan pelaksanaan selama 10 hari, Media Expo 2026 diharapkan menjadi ruang interaksi antara pelaku usaha, komunitas seni, generasi muda, insan pers, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai dapat memperkuat identitas daerah sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif.

Dukungan dari pemerintah daerah diharapkan menjadi motivasi bagi para penggagas untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan. Perencanaan yang matang, evaluasi berkelanjutan, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi faktor penting agar kegiatan serupa dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

Dengan demikian, Media Expo 2026 diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi daerah, tetapi juga berkembang sebagai wadah promosi UMKM, pengembangan seni budaya, dan penguatan ekonomi kreatif di Kabupaten Sumenep.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Peduli, Sembilan Nelayan Raas Dibantu Pulang dari Australia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Polres Berau Gagalkan Penyelundupan 15 Kilogram Sabu Diduga dari Malaysia, Tiga Orang Ditangkap

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Polres Berau bersama Polda...

Cabai Rawit di Berau Sempat Tembus Rp120.000 per Kilogram, Kini Mulai Turun

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Harga cabai rawit di...

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Operasi Sikat Semeru 2026 Berbuah Hasil, Polresta Sumenep Amankan 10 Tersangka

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep mengungkap sembilan...

Praperadilan Devi Taurisa Kembali Tertunda, Hakim Janji Tegur Jurusita

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Sidang praperadilan yang diajukan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *