Menu

Mode Gelap
PPL Bersama Petugas POPT Beri Edukasi Terkait Hama Tanaman pada Kegiatan Rutin Bulanan Gapoktan Karya Utama Desa Batuputih Daya Polda Jatim Resmi Tingkatkan Penanganan Kasus Dana Ganti Rumpon Nelayan ke Tahap Penyidikan Pemkab Sumenep Komitmen Terus Dukung Ketahanan Pangan Nasional Saat Ikuti Panen Raya dan Pengumuman Swasembada oleh Presiden Pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih di Nyabakan Timur Diakui Jadi Awal Kemajuan Ekonomi Desa Kepala Tukang Pembangunan Gedung Kopdes Merah Putih Nyabakan Timur Tegaskan Upah Pekerja Dibayar dalam 10 Hari Kerja

JURNALIS INDONESIA · 23 Des 2025 00:49 WIB

Media Nusainsider.com Gelar Sekolah Penulisan di Kampus STITA


 Media Nusainsider.com Gelar Sekolah Penulisan di Kampus STITA Perbesar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Media Nusainsider.com menggelar kegiatan Sekolah Kepenulisan dengan mengusung tema “Menulis, Mengolah Pemikiran, dan Membangun Peradaban”, Senin (22/12/2025).

Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Aqidah Usymuni (STITA) dan diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan mahasiswa.

Sekolah kepenulisan ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai teknik menulis yang baik dan benar sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), sekaligus mendorong lahirnya tradisi literasi di lingkungan akademik.

Pemateri kegiatan, Febry Al Mabruri, menekankan bahwa setiap orang sejatinya memiliki potensi besar untuk menulis.

Namun, potensi tersebut sangat bergantung pada sejauh mana seseorang menyerap pengetahuan dan menuangkannya ke dalam karya tulis.

“Setiap dari kita memiliki potensi untuk menulis. Besarnya potensi itu sangat bergantung pada apa yang kita serap dan bagaimana kita menuangkannya menjadi untaian karya tulis,” ujar Febry saat memotivasi peserta di sela-sela materinya, Senin 22 Desember 2025.

Ia juga menyampaikan pernyataan yang cukup tegas untuk menggugah kesadaran literasi peserta.
“Orang yang membaca, tetapi tidak melahirkan tulisan, berarti dia gila,” tegasnya.

Menurut Febry, pernyataan tersebut dimaksudkan sebagai kritik terhadap kebiasaan membaca tanpa proses refleksi.

Seseorang yang membaca namun tidak menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan, lanjut dia, ibarat hidup tanpa makna karena pengetahuan yang diperoleh tidak diolah dan tidak memberikan dampak.

“Lebih parah lagi jika ada orang yang menulis tetapi tidak membaca, itu sama dengan orang gila kuadrat. Karena ia menulis tanpa pandangan dan rujukan yang kuat, sehingga tulisannya berpotensi tidak berkualitas dan jauh dari kebenaran,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Febry menjelaskan bahwa menulis bukan sekadar aktivitas menuangkan kata, melainkan proses berpikir kritis, mengolah gagasan, serta membangun kesadaran intelektual.

Melalui tulisan, kata dia, seseorang dapat berkontribusi dalam membangun peradaban dan menyampaikan nilai-nilai kebenaran kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Miftahul Arifin, Ketua Panitia Workshop Jurnalistik, menyampaikan bahwa kegiatan Sekolah Kepenulisan ini merupakan bagian dari komitmen nusainsider.com dalam meningkatkan minat baca dan tulis di kalangan mahasiswa.

“Kegiatan ini kami gagas sebagai ruang belajar bersama agar mahasiswa tidak hanya menjadi pembaca pasif, tetapi juga mampu menuangkan gagasan kritisnya dalam bentuk tulisan yang berkualitas,” ujarnya.

Selain itu, Miftah sapaan akrabnya menambahkan bahwa sekolah kepenulisan ini diharapkan mampu melahirkan penulis-penulis muda yang berintegritas, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik, khususnya di era digital yang penuh dengan arus informasi instan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, nusainsider.com berharap budaya literasi di lingkungan kampus semakin tumbuh dan menjadi fondasi lahirnya generasi intelektual yang mampu berpikir tajam serta berkontribusi nyata bagi masyarakat,”Tutupnya.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Baca Lainnya

Haji Her Peduli Kemanusiaan, Utus Tim Relawan BM Group Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang-Sumatera

28 Desember 2025 - 21:13 WIB

Haji Her Peduli Kemanusiaan, Utus Tim Relawan BM Group Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang-Sumatera

Menu Program MBG Presiden yang Disalurkan di SMPN 1 Sumenep Dikeluhkan: Rotinya Gak Dimakan, Semua Serba Murah

22 Desember 2025 - 23:57 WIB

Penampakan menu program MBG Presiden Prabowo yang disalurkan di SMPN 1 Sumenep untuk jatah seminggu semasa liburan yang dikeluhkan

Libatkan Pemuda dan Mahasiswa, Anggota DPR RI Said Abdullah Kembali Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Sumenep

22 Desember 2025 - 18:24 WIB

Wakapolri Resmikan Pabrik Garmen Di Pemalang, 1500 Tenaga Kerja Terserap ‎

19 Desember 2025 - 19:42 WIB

Lestarikan Budaya Lokal Madura, Sapi Andalan DRT The Big Family Berhasil Raih Juara Pertama Kelas Ukuran di Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025

15 Desember 2025 - 11:28 WIB

DRT The Big Family Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah dan Lestarikan Budaya Lokal Madura

14 Desember 2025 - 14:45 WIB

DRT The Big Family Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah dan Lestarikan Budaya Lokal Madura
Trending di JURNALIS INDONESIA

Sorry. No data so far.