PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Mengenaskan, Bupati Baru Pemalang Anom Widiyantoro Diciduk KPK Terkait Jual Beli Proyek dan Jabatan ‎

Pada
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Sebanyak 21 orang pejabat di Kabupaten Pemalang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam operasi tersebut KPK menyita barang bukti uang tunai lebih dari Rp2 miliar.
‎
‎KPK mengungkap perkembangan terbaru dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.
‎
‎‎Saat dikonfirmasi, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan tim KPK.
‎
‎”Benar, bahwa KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup yang kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap para terduga pelaku tindak pidana korupsi,” terangnya via pesan WhatsApp, Rabu 29 Juli 2026.
‎
‎Budi Prasetyo menjelaskan, dari rangkaian operasi tersebut, tim KPK mengamankan total 21 orang yang tersebar di tiga daerah.
‎
‎”Dimana dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, Tim mengamankan sejumlah 21 orang. Yakni 5 orang diamankan di Jakarta, 15 orang di Pemalang, dan 1 orang di Purworejo,” tuturnya.
‎
‎Dari lima orang yang diamankan di Jakarta, salah satunya adalah Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Seluruhnya kini menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK.
‎
‎”Untuk 5 orang yang diamakankan di Jakarta, saat ini sedang menajalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, salah satunya adalah Bupati Pemalang,” ucapnya.
‎
‎Sementara itu, enam orang yang diamankan di Pemalang dan satu orang yang diamankan di Purworejo tengah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
‎
‎”Selain itu, 6 orang yang diamankan di Pemalang, dan 1 orang yang diamankan di Purowrejo, saat ini sedang perjalanan menuju KPK, untuk kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
‎
‎”Selain mengamankan sejumlah 21 orang tersebut, Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya uang tunai dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar,” ungkap Budi Prasetyo.
‎
‎KPK menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan Bupati Pemalang.
‎
‎Dugaan perkara tidak hanya terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang, tetapi juga dugaan praktik jual beli jabatan.
‎
‎”Adapun kegiatan penyelidikan tertutup ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati, terkait dengan proyek-proyek di wilayah Kabupaten Pemalang,” jelas Budi Prasetyo.
‎
‎”Selain itu, penerimaan oleh Bupati juga diduga terkait dengan jual-beli jabatan,” imbunya.
‎
‎Hingga saat ini, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan.
‎
‎Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut. (mam/ely)

Bacaan Lainnya

Dr. Nur’annafi Farni Syam Maella Terpilih Jadi Dekan Fikom Unitomo Surabaya, Bawa Semangat Regenerasi

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas...

Semangat Fastabiqul Khairat, Bang Ali Hadirkan BBM Gratis Menyasar Empat Kabupaten di Madura

MADURA (JURNALIS INDONESIA) – Kepedulian terhadap masyarakat kembali...

Diskominfo Sumenep Siapkan Literasi Digital untuk Dukung Sekolah Aman dan Nyaman

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

RSUD Sumenep Semakin Meningkat, Kini Tambah Fasilitas Diagnostik dengan Pengoperasian CT Scan 64 Slice

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Pernikahan Bos Ayunda Group Pamekasan Bawa Berkah

BANYUWANGI (JURNALIS INDONESIA) – Pernikahan H. Bambang Budianto,...

Merasa Dipermalukan di Media Sosial, Anggota Arisan Sumenep Akan Tempuh Jalur Hukum

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Seorang perempuan berinisial T...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *