PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Nelayan Masalembu Kembali Buang Tangkapan Ikan Lantaran Tidak Ada Pembeli, Wakil Rakyat Setempat Jangan Diam

Pada
Nelayan Masalembu Kembali Buang Tangkapan Ikan Lantaran Tidak Ada Pembeli, Wakil Rakyat Setempat Jangan Diam
Nelayan Masalembu Kembali Buang Tangkapan Ikan Lantaran Tidak Ada Pembeli, Wakil Rakyat Setempat Jangan Diam
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Persoalan nelayan di Kepulauan/Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, bertahun-tahun hingga kini belum mendapatkan solusi yang konkret. Rabu (27/8/2025).

Salah satu persoalan yang sering dialami oleh Nelayan Kepulauan Masalembu adalah tidak adanya pembeli ikan ketika hasil tangkapannya melimpah.

IMG-20260926-WA0006

Seperti yang terjadi pada Selasa, 26 Agustus 2025, nelayan Masalembu kembali membuang hasil tangkapan ikannya ber ton ton ke laut.

Nestapa yang dirasakan nelayan Masalembu, sudah mengeluarkan biaya dan tenaga untuk mencari ikan, berharap hasilnya bisa dijual malah ikan yang didapat tidak ada yang mau membeli karena pedagang kewalahan dengan ikan yang didapat oleh nelayan.

Maeli, warga Desa Sukajeruk, disebutkan salah satunya yang membuang ikan layang ke laut, hasil tangkapannya kurang lebih 1,6 ton terpaksa dibuang karena ditolak oleh pembeli.

“Mau direbus sendiri tidak mampu dengan ikan sebanyak itu,” ungkap Maeli.

Ketua Rawatan Samudra, Sunarto dihubungi oleh para nelayan untuk dimintai jalan keluar agar nelayan tetap bisa bekerja dan ikan tetap dibeli oleh pedagang.

Menyikapi masalah yang dihadapi oleh nelayan Masalembu, Sunarto langsung mengadakan musyawarah dengan para nelayan, dari hasil musyawarah semua nelayan menyepakati dan mendukung pihak yang mau mendatangkan kapal pembeli ikan guna menghindari kejadian serupa.

“Tahun kemarin nelayan banyak membuang ikan, sekarang terulang lagi. Kami meminta semua pihak terutama pemerintah bisa segera hadir memberikan jalan keluar. Kami menunggu musim ikan dalam setahun, giliran dapat malah tidak ada yang membeli,” harapnya.

Persoalan yang dihadapi Nelayan Masalembu itu sudah sepatutnya menjadi atensi dan diperjuangkan dicarikan solusi oleh wakil rakyat setempat yang kini duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat.

Diketahui, kini terdapat dua wakil rakyat asal Kepulauan Masalembu yang sedang menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumenep yakni Darul Hasyim Fath dan Ahmad Juhairi.

Namun kedua anggota wakil rakyat asal Kepulauan Masalembu itu belum menunjukkan kepekaannya untuk memperjuangkan persoalan nelayan setempat yang hampir setiap tahun dihadapi. (ily)

Bacaan Lainnya

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Bupati Sumenep Ajak Santri Jadi Penggerak Pembangunan dan Pemberdayaan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Gotong Royong Bangun Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

Bupati Sumenep Dukung Kreativitas Anak Lewat Lomba Mewarnai LAKONALAKONE

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Lomba mewarnai LAKONALAKONE yang...

Lepas JJS DPRD Sumenep, Bupati Fauzi Fauzi Tekankan Politik sebagai Perekat Kebersamaan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *