PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Pemkab Sumenep Dipimpin Bupati Cak Fauzi Berhasil Turunkan Angka Kemiskinan

Pada
Sosok Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi (pakai kacamata)
Sosok Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi (pakai kacamata)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep yang dipimpin Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi dalam menanggulangi kemiskinan menunjukkan hasil luar biasa. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep pada Maret 2025 turun menjadi 17,02 persen, dari sebelumnya 17,78 persen pada Maret 2024.

Jumlah penduduk miskin kini tercatat 188,48 ribu jiwa, atau berkurang sebanyak 7,94 ribu jiwa dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 196,42 ribu jiwa.

IMG-20260926-WA0006

Tak hanya dari sisi jumlah, kualitas hidup masyarakat miskin juga membaik. Hal itu terlihat dari Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) yang turun dari 4,19 menjadi 2,18, serta Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) yang menurun drastis dari 1,53 menjadi 0,47. Artinya, tingkat ketimpangan antar penduduk miskin semakin mengecil.

Sementara itu, garis kemiskinan meningkat dari Rp506.569 menjadi Rp521.366 per kapita per bulan, atau naik 2,92 persen. Kenaikan ini mencerminkan adanya perbaikan standar kebutuhan dasar yang harus dipenuhi masyarakat untuk keluar dari garis kemiskinan.

Kepala BPS Sumenep, Joko Santoso, menyebut capaian tersebut sebagai bukti keberhasilan program pemerintah daerah yang konsisten dan terukur.

“Sumenep menjadi salah satu daerah dengan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor dan konsistensi program sosial yang dijalankan pemerintah,” ujarnya, Selasa (30/9/2025).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan menurunkan angka kemiskinan adalah hasil kerja keras bersama yang patut dijaga dan ditingkatkan.

“Kerja keras bersama membuahkan hasil baik. Program-program berjalan efektif dan masyarakat merasakan manfaatnya. Ini bukti nyata kecintaan kita semua terhadap Kota Keris,” tegasnya.

Sebagai catatan, tren angka kemiskinan di Kabupaten Sumenep selama lima tahun terakhir terus menurun:

2021: 20,53 persen

2022: 18,76 persen

2023: 18,70 persen

2024: 17,78 persen

2025: 17,02 persen

Penurunan bertahap tersebut menjadi indikator bahwa upaya pengentasan kemiskinan di Sumenep telah berjalan di jalur yang tepat, dengan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Perkuat Ketahanan Pangan, DKPP Sumenep Optimalkan Anggaran Pertanian 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui...

Perluasan Jangkauan Air Jadi Strategi DKPP Sumenep Kembangkan Sektor Pertanian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *