PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Kantor Kecamatan Masalembu Sepi Layaknya Kuburan, Camat-Sekcam Kompak Tidak Ngantor Sampai 15 Hari

Pada
KOLASE. Tampang Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman (kiri) dan Sekcam Masalembu Ainul Yakin (kanan) yang kompak tidak ngantor berturut-turut hingga sekitar 15 hari lamanya. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Sungguh miris, kantor Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dipimpin Camat Achmad Auzai Rahman sangat memprihatinkan.

Bahkan Camat Masalembu ini seakan menjadi satu-satunya camat di kepulauan yang seakan tidak mengimplementasikan tagline Bismillah Melayani Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

IMG-20260926-WA0006

Bagaimana tidak, Selasa (26/3/2024) sekitar pukul 09.00 WIB, saat Jurnalis Indonesia mendatangi kantor Kecamatan Masalembu yang dipimpin Camat Achmad Auzai Rahman sangat mengejutkan. Lantaran layaknya kuburan. Sepi tak berpenghuni dan kumuh.

Kantor Kecamatan Masalembu Sepi Layaknya Kuburan, Camat-Sekcam Kompak Tidak Ngantor Sampai 15 Hari. (foto/ist Jurnalis Indonesia)

Hanya ada satu pegawai PNS dan satu tenaga honorer perempuan yang merupakan asli orang Masalembu yang peduli sedang berada di kantor. Sedangkan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman bersama Sekcam Masalembu Ainul Yakin dan seorang Kasi dan Bendahara dan lainnya di kantor kecamatan setempat kompak tidak masuk ngantor berturut-turut hingga sekitar setengah bulan atau 15 hari lamanya.

Camat Masalembu bersama Sekcam dan beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) anak buahnya itu kompak tidak balik ke Pulau Masalembu tempat dirinya berdinas hingga tidak masuk kantor semenjak ikut rombongan pengiriman logistik pemilu ke Kabupaten Sumenep hingga kini.

Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman membenarkan bahwa dirinya bersama Sekcam Masalembu Ainul Yakin memang kompak tidak masuk kantor bersama 2 anak buah PNS lainnya karena lama ada di daratan Sumenep.

Alasan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman tetap seperti biasa, dalam rangka tugas di daratan Sumenep hingga berturut-turut sampai sekitar 15 hari lamanya.

Kali ini alasan Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman mengaku dalam rangka tugas keperluan mengurus CV untuk bantuan beras. “Terkait juga arus mudik dan lain sebagainya juga,” dalihnya via selulernya.

Camat Masalembu Achmad Auzai Rahman juga mengaku dalam rangka tugas mengurus jaringan ke Infokom untuk jaringan di Masalembu yang lemot.

“Terus juga mengurus masalah PLN yang sampai saat ini belum ada kabar beritanya. Dan banyak yang harus saya urus di kabupaten,” akunya.

Kalau untuk Sekcam, alasan Camat Masalembu lagi mengurus BLT DD di Kabupaten Sumenep. “Pak Sekcam lagi ngurus BLT DD, saya memang minta tolong Pak Sekcam untuk mengurus kegiatan yang di desa,” sebutnya.

Sementara untuk seorang Kasi dan Bendahara pada Kantor Kecamatan Masalembu yang juga ikut tidak masuk kantor bersama dirinya hingga berturut-turut sekitar 15 hari lamanya di daratan Sumenep sang Camat beralasan ada surat tugas darinya. Mengenai dalam rangka tugas apa belum terkonfirmasi. (ily)

Bacaan Lainnya

KSOP Kalianget Aktif Edukasi Pelajar tentang Keselamatan Pelayaran, Disambut Antusias dan Tuai Apresiasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Matangkan RDTR, Bupati Sumenep Minta Semua Pihak Satu Persepsi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

Hadiri Pekan Literasi SMAN 1 Sumenep, Bupati Fauzi Dorong Budaya Membaca dan Berkarya

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Dr. H....

Bupati Sumenep Cak Fauzi Peduli Warganya, Turun Langsung Distribusikan Bantuan Air Bersih di Langsar Laok

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kemarau panjang mulai berdampak...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *