SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat di wilayahnya.
Khususnya di wilayah kepulauan. Melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep terus menambah fasilitas penunjang sarana prasarana RSUD Abuya Kangean.
Pada tahun 2024 ini, di RSUD Abuya Kangean bakal dibangun gedung PICU/NICU. Ruangan NICU (Neonatal Intensive Care Unit) dan PICU (Pediatric Intensive Care Unit) adalah ruang perawatan intensif untuk bayi (sampai usia 28 hari) dan anak-anak yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.
Sehingga dengan dibangunnya fasilitas sarana gedung PICU/NICU pada RSUD Abuya Kangean sangat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pengobatan pada bayi di wilayah kepulauan setempat.
Tentu masyarakat di wilayah kepulauan setempat dimudahkan karena tidak usah jauh-jauh lagi datang ke daratan Sumenep untuk melakukan pengobatan pada sang buah hatinya.
Kepala Dinkes P2KB Sumenep Ellya Fardasah melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Moh. Nur Insan mengatakan, untuk pelaksanaan pembangunan gedung PICU/NICU RSUD Abuya Kangean saat ini dalam tahap perencanaan.
Anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gedung PICU/NICU pada RSUD Abuya Kangean mencapai senilai dua miliar rupiah lebih.
“Pembangunan gedung PICU/NICU RSUD Abuya Kangean merupakan wujud Bismillah Melayani Bupati Sumenep dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata kepada masyarakat baik daratan dan kepulauan,” terangnya kepada Jurnalis Indonesia, Selasa, 2 April 2024.


