SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – SMAN 1 Ambunten, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur, dibawah kepemimpinan, Drs. Rafiudin, M.Pd, kembali menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah yang unggul dalam pengembangan seni dan budaya. Hal itu terlihat dalam gelaran pentas seni yang berlangsung meriah pada Kamis (2/4/2026), dengan melibatkan seluruh unsur sekolah serta partisipasi masyarakat sekitar.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Sumenep, yang baru, H. Rusliy, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas konsistensi sekolah dalam memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas.
Menurutnya, pentas seni bukan sekadar hiburan, melainkan sarana pembinaan karakter dan pengembangan bakat peserta didik. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri oleh Kasi SMA Cabdindik Sumenep, pengawas pembina, dewan guru, tenaga kependidikan, siswa, wali murid, hingga masyarakat umum. Tingginya antusiasme peserta dan penonton membuat suasana kegiatan berlangsung semarak dan penuh kebanggaan.
Kepala SMAN 1 Ambunten, Drs. Rafiudin, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari peran aktif para guru, khususnya pembina seni dan tari yang telah membimbing siswa dengan penuh dedikasi.
Menurutnya, para pembina tidak hanya mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan rasa percaya diri serta kecintaan terhadap budaya kepada para siswa.
Kepala SMAN 1 Ambunten, Drs. Rafiudin, M.Pd., berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan serupa sebagai upaya memperkuat karakter sekaligus mendorong prestasi siswa di bidang non-akademik.
Dengan adanya sinergi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, pentas seni ini menjadi bukti bahwa pendidikan memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, bakat, dan jati diri generasi muda.


