PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Rumah Sakit Bhayangkara di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur.
Peletakan batu pertama yang dilaksanakan di Jalan Raya Nyalaran Kelurahan Kowel, Kecamatan/Kabupaten Pamekasan Madura berlangsung pada pukul 13.35 Wib, Rabu (15/5/2024).
Dalam keterangannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto kepada awak media menjelaskan, peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara ini berada di tanah milik Polres Pamekasan seluas 33 ribu meter dengan luas bangunan 2830 meter persegi.
“Peletakan batu pertama ini tanda dimulainya pembangunan rumah sakit Bhayangkara di Kabupaten Pamekasan Madura dan RS Bhayangkara ini merupakan pembangunan yang ke 9 RS Bhayangkara di Jawa Timur dan ke 9 ini kami letakkan di Madura utamanya di Kabupaten Pamekasan,” ujar Kapolda.
RS Bhayangkara di Pamekasan ini nantinya ada banyak jenis layanan kesehatan yang belum ada di RS Umum Daerah di Madura salah satu contohnya penyakit dalam, bedah dan lainnya.
“RS Bhayangkara ke 9 ini dibangunnya di Pamekasan sebagai bentuk dukungan masyarakat Madura agar tidak melakukan pengobatan jauh jauh ke Surabaya. Dengan harapannya kepada Pj Bupati Pamekasan beserta Forkopimda dapat mendukung penuh sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatan warga Madura bisa kita tingkatkan,” jelasnya.
Sementara untuk tenaga medis di RS Bhayangkara Pamekasan, menyediakan 15 dokter dan 44 para medis baik itu dari bidan dan apoteker.
“Untuk pelayanan kami menyediakan dokter spesialis dan di setiap 3 bulan sekali kami akan mengirimkan tenaga ahli di RS Bhayangkara,” urainya.
Dengan pembangunan RS Bhayangkara di Pamekasan ini nantinya diharapkan menjadi role mode Rumah Sakit yang ada di Madura yang artinya RS Bhayangkara ini memiliki tujuan menjadi sebuah RS rujukan di Madura pada umumnya.
“Pembangunan RS Bhayangkara Pamekasan ini dibangun secara bertahap dan untuk tahap pertama akan bisa selesai pada bulan Desember 2024 dan tahun depan dapat dioperasikan,” pungkasnya. (fid)


