SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Ellya Fardasah mengatakan kasus diabetes tidak hanya menyerang orang dewasa namun juga bisa dialami oleh anak-anak.
“Diabetes tidak lagi menjadi penyakit yang hanya dialami orang dewasa. Faktanya, anak-anak juga semakin rentan terkena diabetes,” terang Ellya Fardasah.
Untuk itu, Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah mengajak peran penting orang tua dalam mencegah kasus diabetes pada anak.
“Dan gaya hidup kurang sehat dan konsumsi makanan manis yang berlebihan menjadi faktor utama penyebab diabetes pada anak,” jelas Ellya Fardasah.
Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah mengungkapkan, mengutip data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), kasus diabetes pada anak telah meningkat hingga 70 kali lipat sejak 2010.
Peningkatan yang drastis ini diduga akibat perubahan gaya hidup anak-anak saat ini, yang banyak menghabiskan waktu dengan gadget sehingga kurang beraktivitas fisik atau berolahraga. Selain itu, konsumsi makanan dan minuman manis yang mudah didapat menjadi faktor pemicu lainnya.
Karena itulah, Kadinkes P2KB Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah juga menekankan bahwa keamanan pangan merupakan salah satu kunci untuk mencegah diabetes pada anak.
“Orang tua perlu mewaspadai berbagai penyebab diabetes pada anak. Para orang tua perlu lebih berhati-hati dan memperhatikan gaya hidup serta pola makan anak-anak untuk mencegah penyakit yang berbahaya ini,” ajak Ellya Fardasah.


