PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo Melalui Diskominfo Sumenep Peduli Keselamatan Nelayan

Pada
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Diskominfo Indra Wahyudi yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan nelayan di wilayahnya
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepedulian Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo kepada keselamatan nelayan di ujung timur pulau Garam Madura ditunjukkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep dibawah Kepala Dinas Indra Wahyudi.

Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus mengembangkan Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKapal) untuk membantu masyarakat pemilik perahu atau kapal.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo didampingi Kepala Diskominfo Indra Wahyudi yang memiliki kepedulian terhadap keselamatan nelayan di wilayahnya

Kali ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menambah puluhan alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal kepada masyarakat pemilik perahu tersebar di belasan kecamatan.

“Kami secara bertahap meningkatkan pelayanan SiKapal demi keselataman perahu atau kapal, di antaranya menambah alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) ini,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela penyerahan bantuan peralatan, di Kantor Kecamatan Pasongsongan, Kamis (19/09/2024).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengungkapkan, menciptakan SiKapal sejatinya untuk memudahkan mendapatkan informasi dan identifikasi perahu atau kapal apabila terjadi kecelakaan laut, sehingga mempercepat penanganan kedaruratan laka laut untuk meminimalisir korban.

“Petugas saat terjadi kecelakaan laut kendalanya kesulitan mendapatkan informasi terkait lokasi kejadian, sehingga dengan SiKapal bisa secepatnya mendeteksi guna melakukan penanganan cepat,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

SiKapal menggunakan teknologi Automation Identification System (AIS) yang terpasang di perahu atau kapal nelayan dengan terkoneksi ke Call Center 112, memungkinkan mendeteksi titik koordinat perahu atau kapal ketika mengalami kecelakaan laut.

“Meskipun, kami tidak menginginkan ada perahu atau kapal nelayan mengalami kecelakaan laut, tetapi tetap memberikan perlindungan untuk pertolongan secepatnya dengan menemukan titik koordinat (lokasi) tempat kejadian melalui SiKapal,” jelas Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

Alat deteksi atau AIS yang terpasang di perahu tambahannya di APBD 2024 sebanyak 50 buah yang diberikan kepada pemilik perahu atau kapal di 12 kecamatan, yakni Kecamatan Sapeken, Raas, Nonggunong, Gayam, Giligenting, Pasongsongan, Arjasa, Kangayan, Dungkek, Bluto, Batang-batang dan Ambunten.

Bahkan program SiKapal milik Pemerintah Kabupaten Sumenep telah meraih berbagai penghargaan baik regional maupun nasional, salah saatunya masuk dalam 45 Top Inovasi Pelayanan Publik 2023, bersama dengan 23 Pemerintah Kabupaten lainnya di Indonesia.

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Satu Langkah Menuju Terang, Anggota DPRD Sumenep Ahmad Juhairi Terus Kawal Listrik di Pulau Masalembu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Harapan masyarakat Pulau Masalembu...

May Day 2026, Wakil Ketua DPRD Sumenep Indra Wahyudi Dorong Kebijakan Ketenagakerjaan yang Berkeadilan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Momentum Hari Buruh Internasional...

DPRD Sumenep Dorong Transaksi Elektronik untuk Tingkatkan PAD

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Evaluasi LKPJ 2025, Pansus DPRD Sumenep Tekankan Pemerataan Pembangunan Diperkuat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD...

Sosialisasi Reforma Agraria di Desa Bantarbolang, Warga Sambut Gembira Kepastian Status Lahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah melalui Badan Pertanahan...

Pemkab Sumenep Melalui DKPP Kembali Ajukan Program Oplah 2026 untuk Tingkatkan Produksi Padi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

IMG-20260320-WA0006