PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Razia Satlantas Bangkalan di Wilayah Polres Sampang Picu Keluhan Masyarakat

Pada
Razia Satlantas Bangkalan di Wilayah Polres Sampang Picu Keluhan Masyarakat
Razia Satlantas Bangkalan di Wilayah Polres Sampang Picu Keluhan Masyarakat
A-AA+A++

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan lakukan razia di wilayah hukum Polres Sampang menuai protes dari warga setempat. Razia yang berlangsung di Jalan Nasional Desa Trapang, Kecamatan Banyuates, Rabu (23/04/2025), diduga dilakukan tanpa koordinasi dengan kepolisian di wilayah tersebut.

Masyarakat menilai kegiatan tersebut meresahkan dan diduga melanggar aturan, sebab dilakukan tanpa koordinasi dengan kepolisian setempat.

“Bagaimana bisa polisi dari Polres Bangkalan menggelar operasi di wilayah hukum Polres Sampang? Jangan menakut-nakuti masyarakat. Ini era demokrasi, bukan Orde Baru,” ujar Mif, salah satu warga dengan nada kesal.

Hal senada disampaikan aktivis Sampang, Imron, yang juga menjadi salah satu pengendara yang terkena razia. Ia menilai operasi tersebut tidak sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

“Razia itu seharusnya dilengkapi dengan plang pemberitahuan paling tidak 100 meter sebelum lokasi, tapi ini tidak ada. Seakan-akan masyarakat mau dibodohi,” tegas Imron.

Imron juga meminta Kapolres Bangkalan, AKBP Hendro Sukmono yang merupakan mantan Kapolres Sampang untuk menegur bawahannya, dalam hal ini Kasatlantas Polres Bangkalan.

“Masak Kasatlantas Bangkalan seorang perwira polisi tidak bisa membedakan wilayah hukum Bangkalan dan Sampang?” ucapnya.

Lebih lanjut, Imron menyatakan akan melaporkan kejadian ini ke Propam Polda Jawa Timur dan mengirim surat tembusan ke Mabes Propam.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolsek Banyuates, AKP Sunarno, membenarkan bahwa tidak ada koordinasi antara Satlantas Polres Bangkalan dan pihaknya terkait pelaksanaan razia tersebut.

“Tidak ada koordinasi sama sekali. Saya sudah memerintahkan Wakapolsek Banyuates, AKP Sukarmin, untuk memberi pemahaman bahwa lokasi tersebut merupakan wilayah hukum Polres Sampang,” ujarnya.

Menurut informasi yang dihimpun, razia tersebut akhirnya dibubarkan setelah banyak menuai keluhan dari masyarakat. Hingga berita ini diterbitkan, Kasatlantas Polres Bangkalan, AKP Diyon Fitrianto, belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi beberapa kali oleh media. (sid)

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *