SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep menampilkan sederet prestasi dan inovasi unggulnya pada Madura Culture Festival (MCF) tahun 2025 yang diselenggarakan di Stadion A Yani setempat. Sabtu (30/8/2025).
Adalah dari pelaksanaan bantuan ORI campak, program inovasi siap lahir hingga launching pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) bagi anak sekolah 2025 serta keberhasilan meraih UHC Award 2024.
Pada momentum ini, Dinkes P2KB Sumenep juga juga menghadirkan panggung edukasi kesehatan dengan melibatkan duta kesehatan remaja dan kader posyandu aktif memberikan informasi dan edukasi kepada pengunjung agar masyarakat dapat menerapkan pola hidup sehat sejak dini.
Selain itu, pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung mengenai layanan Universal Health Coverage (UHC) dan penyakit campak, sehingga festival ini bukan sekadar ajang pamer, tetapi juga interaktif dan edukatif.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep, Ellya Fardasyah menegaskan bahwa pameran ini adalah momentum penting untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan merata secara berkelanjutan.
“Pameran Pembangunan 2025 ini menjadi momentum penting bagi kami untuk menunjukkan komitmen Dinkes P2KB dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan merata. Keberhasilan meraih UHC Award 2024, program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) anak sekolah, serta bantuan ORI campak, adalah bukti nyata bahwa kami bekerja keras untuk masyarakat,” tegasnya, Sabtu (30/08/2025) malam.
Kadinkes Ellya Fardasyah mengatakan, peran penting duta kesehatan remaja dan kader posyandu dalam stand pameran sebagai strategi langsung untuk mengedukasi masyarakat.
“Kami ingin kesehatan bukan hanya bisa diakses, tetapi juga dipahami dan dijalankan oleh seluruh lapisan masyarakat Sumenep,” jelasnya.
Kadinkes Sumenep Ellya Fardasyah berharap, melalui Pameran Pembangunan 2025, seluruh masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura semakin sadar akan pentingnya kesehatan.
“Kami ingin sederet inovasi seperti program inovasi siap lahir dan layanan yang kami hadirkan mulai dari UHC, PKG anak sekolah, hingga edukasi melalui duta remaja dan kader posyandu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semoga generasi muda kita tumbuh sehat, masyarakat mampu menerapkan pola hidup sehat, dan prestasi Dinkes P2KB dapat terus meningkatkan kualitas hidup warga Sumenep secara berkelanjutan,” harapnya.
Melalui ini juga, Dinkes P2KB Sumenep menegaskan bahwa kesehatan masyarakat bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi komitmen bersama yang harus diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.


