PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pengurus Bumdes yang baru di Desa Bantarbolang Kecamatan Bantarbolang Kabupaten Pemalang berencana membuka usaha yaitu budidaya ayam petelur.
Rencana itu muncul dengan pertimbangan banyaknya program dapur makan bergizi gratis (MBG) di sejumlah daerah.
Program Bumdes mengacu pada arahan pemerintah pada sektor ketahanan pangan, seperti perdagangan, perternakan dan pertanian.
Program ketahanan pangan yang akan dijalankan BBUMDes (Badan Usaha Milik Desa) Desa Bantarbolang dengan pengurus yang baru, akan mencoba merealisasikan usaha ayam petelur.
“Usaha ayam petelor yang menjadi pilihan Bumdes, sudah kami diskusikan dengan beberapa pengurus Dewas (Dewan Pengawas), Kepala Desa sebagai pelindung serta pendamping dari Kecamatan Bantarbolang,” ujar Direktur Bumdes Rini Dyah Susanti.
“Usaha ayam petelur menjadi salah satu pilihan usaha, yang akan kita laksanakan dengan modal awal 20% dari Dana Desa 2025,” ujar Santy, ( 28/10/25).
Menurut Susanty, lokasi kandang sudah disepakati memakai lahan bengkok desa, yang berlokasi di Dusun Semiliran.
“Lokasi ini sudah kita cek bersama pihak ke-3, yang sudah profesional di bidang usaha ayam petelur,” tutur Kepala Desa Dyah Anggraeni, SE.
“Ayam petelur kami memilih ayam yang berkualitas baik, antara kisaran umur kurang lebih 3 minggu, biar ayam cepat bertelur dalam kisaran 1 Samapi 2 minggu,” jelas Dyah.
Bahwa pihaknya berkomitmen, terus memberikan support bagi pengurus Bumdes yang baru supaya usahanya menjadi besar dan berkembang, sesuai dengan nama Bumdes yaitu Sumber Rezeki. (roto)


