Berpihak kepada Petani, Bupati Sumenep Cak Fauzi Tetapkan Kenaikan TIHT Tembakau 2026

Pada
Berpihak kepada Petani, Bupati Sumenep Cak Fauzi Fauzi Tetapkan Kenaikan TIHT Tembakau 2026
Berpihak kepada Petani, Bupati Sumenep Cak Fauzi Fauzi Tetapkan Kenaikan TIHT Tembakau 2026
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep resmi menetapkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) Tahun 2026. Dalam keputusan tersebut, seluruh kategori tembakau mengalami kenaikan harga impas dibandingkan tahun sebelumnya sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kesejahteraan petani sekaligus menjaga keberlangsungan industri hasil tembakau di daerah.

Penetapan TIHT dilakukan melalui pembahasan bersama yang melibatkan pemerintah daerah, perwakilan petani, pelaku usaha, serta sejumlah pemangku kepentingan. Hasil kesepakatan menetapkan kenaikan harga impas untuk tembakau gunung, tegal, maupun sawah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kepada petani tembakau yang selama ini menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.

“Harga titik impas ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah kepada petani. Kami ingin seluruh pihak menjadikan petani sebagai prioritas, karena mereka adalah pejuang yang menjaga roda perekonomian daerah tetap bergerak,” terang Bupati Cak Fauzi familiar disapa, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, kemajuan sektor pertembakauan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga berdampak positif terhadap perkembangan industri rokok lokal yang terus didorong oleh pemerintah daerah.

Bupati menjelaskan, semakin berkembangnya industri rokok lokal akan meningkatkan kebutuhan bahan baku tembakau. Kondisi tersebut diyakini mampu menciptakan persaingan yang sehat di tingkat pembelian sehingga harga jual tembakau berpotensi melampaui harga impas yang telah ditetapkan pemerintah.

Selain itu, Bupati Cak Fauzi optimistis musim panen tembakau tahun ini akan memberikan keuntungan lebih besar bagi petani. Pasalnya, luas tanam diperkirakan hanya sekitar 12 ribu hektare, lebih rendah dibandingkan dua tahun terakhir, sedangkan kebutuhan industri terhadap tembakau tetap tinggi.

“Dengan luas tanam yang lebih sedikit dan permintaan industri yang tetap besar, saya yakin akan terjadi persaingan dalam menyerap hasil panen petani. Kondisi ini tentu menjadi peluang agar harga jual tembakau semakin baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengatakan bahwa besaran TIHT ditetapkan berdasarkan hasil perhitungan biaya produksi dan berbagai komponen usaha tani yang telah dikaji secara menyeluruh bersama seluruh pihak terkait.

Menurutnya, proses penetapan harga impas dilakukan secara objektif sehingga diharapkan dapat menjadi acuan bagi petani maupun pelaku usaha dalam transaksi tembakau selama musim panen 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, TIHT tembakau gunung ditetapkan sebesar Rp69.489 per kilogram atau naik sekitar 2,30 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk tembakau tegal, harga impas ditetapkan sebesar Rp64.765 per kilogram atau meningkat sekitar 2,61 persen.

Adapun tembakau sawah menjadi jenis yang mengalami kenaikan paling tinggi. Harga impasnya ditetapkan sebesar Rp48.533 per kilogram, meningkat sekitar 5,08 persen dibandingkan musim panen 2025.

Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kenaikan TIHT tersebut mampu memperkuat posisi tawar petani di tengah tingginya kebutuhan industri terhadap tembakau berkualitas. Kebijakan ini juga diharapkan dapat menjaga stabilitas perdagangan tembakau sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani pada musim panen 2026.

Bacaan Lainnya

Kecamatan Batuputih Siap Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Utara Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep,...

Diskominfo Sumenep Perkuat Kapasitas PPID melalui Sosialisasi KI dan Workshop Keterbukaan Informasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Usai Anom Widiyantoro Jadi Tersangka, Nurkholes Resmi Jabat Plt Bupati Pemalang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah...

Pilkades 2027 di Sumenep Diproyeksikan Gunakan e-Voting, Regulasi Mulai Disusun Libatkan Masyarakat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Bupati Sumenep Cak Fauzi dan Baznas Beri Dukungan kepada Santri Berprestasi Menuju Forum Dunia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Bappeda Sumenep Optimalkan Pengendalian Inflasi Lewat Kebijakan Berbasis Data

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *