Dukung KEK Tembakau Madura, Bupati Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan kesiapannya mendukung rencana pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan dengan menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di wilayah Patean.

Hal itu disampaikan Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., saat menerima audiensi Tim Karsana Muda Madura (KAMURA) di Ruang VIP Pasebhan Agung, Rumah Dinas Bupati Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Audiensi tersebut menjadi pertemuan ketiga antara KAMURA dan Bupati Sumenep untuk membahas perkembangan serta langkah lanjutan pengusulan KEK Tembakau Madura.

Dalam pertemuan itu, Bupati Fauzi didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sekretaris Bappeda, serta DPMPTSP Kabupaten Sumenep.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa Pemkab Sumenep siap terlibat dalam proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Ia menilai, rencana tersebut membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pemerintah daerah di Madura.

“Kami menyambut baik dan mendukung penuh proses pengusulan KEK Tembakau Madura. Ini harus menjadi ikhtiar bersama untuk memperkuat ekonomi dan potensi tembakau di Madura,” terang Bupati Fauzi.

Sebagai bentuk kesiapan awal, Pemkab Sumenep telah menyiapkan lahan yang berada di Patean dengan luasan kurang lebih 30 hektare. Lahan tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan berbasis komoditas tembakau.

Menurut Bupati, ketersediaan lahan menjadi salah satu aspek penting dalam pembahasan teknis. Namun, pemanfaatannya tetap harus diselaraskan dengan kajian dan berbagai tahapan sesuai regulasi yang berlaku.

“Sumenep siap menyiapkan lahan sekitar 30 hektare di Patean untuk mendukung rencana KEK Tembakau. Tentu kesiapan ini harus disinergikan dengan kajian dan tahapan sesuai ketentuan,” jelasnya.

Selain persoalan lahan, Bupati Fauzi meminta KAMURA memperkuat komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Koordinasi tersebut dinilai penting untuk menyatukan langkah sebelum usulan KEK Tembakau Madura dibawa ke tingkat pemerintah pusat.

“Kami meminta Tim KAMURA aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pemerintah kabupaten di Madura perlu satu langkah dan satu komunikasi dalam memperjuangkan usulan ini,” lanjutnya.

KAMURA selanjutnya berencana memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan empat kepala daerah di Madura serta OPD teknis masing-masing.

Forum tersebut diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyatukan persepsi, membahas kesiapan teknis, sekaligus menentukan langkah lanjutan terkait pengusulan KEK Tembakau Madura.

Bupati Fauzi juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh kabupaten di Madura. Menurutnya, pengembangan kawasan ekonomi berskala regional tidak dapat hanya bertumpu pada satu pemerintah daerah.

“Kita ingin proses ini berjalan konkret. Karena itu, koordinasi empat kabupaten di Madura bersama Pemprov Jawa Timur harus diperkuat agar usulan KEK Tembakau memiliki langkah tindak lanjut yang jelas,” ungkapnya.

Dalam rencana berikutnya, usulan KEK Tembakau Madura akan dikoordinasikan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.

Bagi Pemkab Sumenep, penyediaan lahan serta dukungan pemerintah daerah menjadi bagian dari kesiapan awal untuk memperkuat pembahasan mengenai pengembangan kawasan ekonomi berbasis komoditas tembakau.

Dengan terbangunnya koordinasi antara empat kabupaten di Madura dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, proses pengusulan KEK Tembakau Madura diharapkan dapat bergerak ke tahapan teknis dan administratif, sehingga tidak berhenti sebatas gagasan.

Bacaan Lainnya

Bappeda Sumenep Susun Strategi Baru Pengentasan Kemiskinan Berbasis Wilayah

FOKUS. Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto (tengah)...

Bupati Sumenep Ajak JSI Perkuat Peran Pers sebagai Mitra Pembangunan dan Kontrol Sosial

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Media yang tergabung dalam...

Bappeda Sumenep Raih Penghargaan JSI atas Inovasi Perencanaan Pembangunan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah...

JSI Apresiasi Diskominfo Sumenep atas Dedikasi Keterbukaan Informasi Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jurnalis Sumenep Independen (JSI)...

Bupati Sumenep Terima Penghargaan JSI atas Dedikasi Membangun Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jurnalis Sumenep Independen (JSI)...

Di Balik Nama “Kosong”, Ada Zia Maulidin yang Bangun @xxgirls02 dari Eksperimen Sederhana

JURNALIS INDONESIA – Jutaan orang mungkin mengenal nama...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *