BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Salah satunya melalui proyek peningkatan Jalan Harapan Maju–Pandansari yang menjadi akses penting penghubung wilayah Kecamatan Segah dengan pusat pemerintahan Kabupaten Berau.
Keberadaan jalan tersebut memiliki peran strategis bagi aktivitas masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas sehari-hari serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Setelah sebelumnya belum memperoleh keterangan resmi, awak media akhirnya mendapatkan konfirmasi langsung dari PPK yang menangani, Ir Eko Dadi ST, MAP, melalui sambungan telepon pada Sabtu (7/11/2026).
Dalam keterangannya, Eko menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat memberikan tanggapan atas pertanyaan awak media sebelumnya. Hal itu disebabkan adanya keperluan keluarga yang harus diselesaikan.
Ia menjelaskan, proyek peningkatan Jalan Harapan Maju–Pandansari dikerjakan oleh CV Cemara Megah Persada dengan nilai kontrak sebesar Rp8.699.958.442.
Pekerjaan tersebut dimulai pada 26 Juni 2026 dan berdasarkan jadwal kontrak ditargetkan selesai pada 25 November 2026, dengan cakupan penanganan ruas jalan sepanjang kurang lebih 13 kilometer.
Adapun sejumlah pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengaspalan menggunakan material Asphalt Concrete–Binder Course (AC-BC) sepanjang 100 meter di depan Kantor Kepala Kampung Bukit Makmur, pembangunan perkerasan beton sepanjang 645 meter sebelum Jembatan Sei Agung, serta pengaspalan AC-BC sepanjang 100 meter di kawasan Jembatan Sei Agung.
“Untuk saat ini, pekerjaan fisik sudah mencapai 100 persen dan telah memasuki masa pemeliharaan. Proyek tersebut juga sudah diperiksa langsung oleh Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur di lokasi,” jelas Eko.
Meski pekerjaan fisik telah dinyatakan rampung, Eko mengakui pelaksanaan proyek menghadapi sejumlah tantangan. Panjangnya ruas jalan serta banyaknya titik kerusakan menjadi kendala tersendiri dalam menentukan prioritas penanganan.
Menurutnya, perbaikan difokuskan terlebih dahulu pada titik-titik yang mengalami kerusakan paling parah. Sementara itu, sejumlah lokasi lainnya ditangani secara fungsional agar tetap dapat dimanfaatkan masyarakat.
Selama masa pemeliharaan, kondisi jalan akan terus dipantau guna memastikan hasil pekerjaan tetap terjaga dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Rampungnya proyek ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya warga di wilayah Kecamatan Segah dan sekitarnya. (fnd)

Tidak ada Respon