Skrol untuk membaca pos
IMG-20260619-WA0002

Dinkes P2KB Sumenep Sukses Gelar Jambore Kader 2023

Pada
Plt. Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno didampingi sang istri Ernawati Agus (tengah) saat membuka Jambore Kader 2023
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, sukses menggelar Jambore Kader tahun 2023 di halaman kantor setempat, Senin (6/11/2023).

Jambore Kader dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno didampingi sang istri Ernawati Agus.

IMG-20260619-WA0003
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, (kanan foto atas, kiri foto tengah & bawah) saat foto bersama pemenang lomba di Jambore Kader 2023

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep drg. Ellya Fardasah, M.Kes, mengatakan, jambore kader di Kabupaten Sumenep dikemas dengan 3 lomba yaitu lomba cerdas cermat kader, lomba jingle Germas dan lomba dance tablet tambah darah.

“Hadiah yang diberikan merupakan apresiasi Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana bagi perjuangan kader posyandu di Kabupaten Sumenep,” terang Ellya kepada Jurnalis Indonesia.

Ellya menerangkan, pos pelayanan terpadu (Posyandu) merupakan salah satu lembaga yang memberikan pelayanan sosial dasar kepada masyarakat di bidang kesehatan, dan dalam pelaksanaannya dapat disinergikan dengan layanan lainnya sesuai potensi daerah.

Posyandu merupakan salah satu target dalam pelaksanaan integrasi layanan kesehatan primer dalam melaksanakan upaya promotif dan preventif serta membantu dalam identifikasi masalah kesehatan di tingkat keluarga melalui kunjungan rumah.

“Dan kader posyandu merupakan garda terdepan untuk meneruskan program kesehatan kepada masyarakat. Ini kekuatan yang luar biasa, tentunya target yang didapatkan bagaimana penanganan awal tentang kesehatan kepada warganya, dan dapat mengikat tali silaturrahmi antara warga satu dengan warga yang lain serta meningkatkan kesehatan masyarakat di wilayah kerja posyandu,” papar Ellya.

Sehingga kata Ellya, peningkatan kualitas kinerja kader posyandu berperan penting dalam meningkatkan fungsi posyandu agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan di posyandu.

Menurut Ellya, salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja kader posyandu dalam era transformasi layanan primer sangat diperlukan pembinaan kwalitas kader posyandu sebagai pengelolanya dalam bentuk jambore kader posyandu.

“Sehingga melalui jambore posyandu ini bertujuan untuk peningkatan kemampuan kader posyandu dalam komunikasi antar personal untuk mengajak masyarakat berprilaku positif terhadap kesehatan, menyediakan makanan sehat untuk keluarga, mampu membantu petugas kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan dasar di posyandu dan mampu melakukan kunjungan rumah dalam rangka pemantauan wilayah setempat,” tutur Kabid Ellya.

Apalagi dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, pembangunan kesehatan harus diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat setiap orang, dimana faktor penyebab utama permasalahan kesehatan adalah perilaku masyarakat.

“Oleh sebab itu masyarakat sendirilah yang dapat menyelesaikan masalah tersebut dengan pendampingan atau bimbingan dari pemerintah,” ungkapnya.

Saat ini pihaknya pun mengungkapkan, bahwa Kementerian Kesehatan sedang melakukan transformasi sistem layanan kesehatan primer di setiap unit pelayanan kesehatan dasar dengan berfokus pada siklus hidup sebagai platform integrasi layanan kesehatan sekaligus sebagai platform penguatan promosi dan pencegahan.

Lalu, mendekatkan layanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan dusun, termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan serta resiliensi terhadap pandemi melalui penjangkauan komunitas termasuk kunjungan rumah.

Kemudian dengan memperkuat pemantauan wilayah setempat (PWS) melalui pemantauan dengan dashboard situasi data kesehatan per desa. (ily)

IMG-20260618-WA0007

Bacaan Lainnya

Dipercaya Sebagai Penerima Program KJSU dari Kemenkes, RSUD Sumenep Jadi Pusat Rujukan Penyakit Katastropik di Madura

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Upaya peningkatan kualitas layanan...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

Ada Keluhan Pelayanan? RSUD Sumenep Siapkan Hotline Gratis yang Aktif 24 Jam

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pesatnya perkembangan teknologi informasi...

Direktur RSUD Sumenep Tegaskan Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Tanpa Membedakan Status

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Direktur RSUD dr. H....

Gebyar 3M Jadi Langkah RSUD Sumenep Raih Akreditasi Paripurna

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – RSUD dr. H. Moh....

Gebyar 3M RSUD Sumenep Perkuat Budaya Keselamatan Pasien dan Mutu Pelayanan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam memberikan pelayanan...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *