SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berperan aktif mendukung pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional Polio (Sub PIN Polio) sebagai ikhtiar untuk menguatkan imunitas anak khususnya terhadap virus Polio.
Hal ini disampaikan orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep disela-sela Pencanangan Sub PIN Polio putaran pertama dalam Penanggulangan KLB Polio, di TK Pertiwi, Senin (15/1/2024). Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menandai pelaksanaan Sub Pin Polio dengan memberikan imunisasi kepada anak-anak.
![]()
“Sub PIN Polio pada anak untuk menguatkan imunitas anak terhadap virus polio guna menekan risiko virus polio hingga dewasa,” terang Bupati Sumenep Cak Fauzi.
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan imunisasi Polio karena aman. Untuk itu, para orang tua membawa anak-anaknya ke tempat pelaksanaan pelayanan kesehatan, seperti Puskesmas, Posyandu dan Polindes.
“Kami mengharapkan masyarakat yang memiliki anak usia 0-7 tahun, bersama-sama datang ke Puskesmas, sekolah, Posyandu atau pos imunisasi terdekat untuk mendapatkan imunisasi Polio,” ajak Bupati Sumenep Cak Fauzi.
Baca Juga: Hari Pertama, Puskesmas Masalembu Sukseskan Sub PIN Polio di Desa Masalima
Bupati Cak Fauzi mengharapkan, petugas kesehatan juga agar memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memberikan imunisasi Polio kepada anak-anaknya, supaya generasi Kabupaten Sumenep menjadi anak cerdas, sehat, mandiri dan tangguh sebagai investasi masa depan pembangunan daerah.
“Para petugas kesehatan agar benar-benar turun ke masyarakat untuk mengajak para orang tua memberikan imunisasi ini, bahkan mencari anak yang belum imunisasi, mengingat imunisasi polio ini harus dilaksanakan secara penuh bagi semua balita atau anak,” pinta suami Nia Kurnia Fauzi ini.
![]()
Sementara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno, menerangkan, pelaksanaan Sub PIN Polio serentak di ujung timur pulau Garam Madura ini dilaksanakan selama 2 putaran, yakni putaran pertama 15 hingga 21 Januari 2023 dan putaran kedua 19-25 Februari 2023.
“Kami menargetkan Sub PIN Polio sesuai data Pusdakin sebanyak 106,815 anak dengan sasaran anak usia 0-7 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya termasuk pendatang,” terang Agus.
Baca Juga: Sukseskan Sub PIN Polio, Puskesmas Masalembu Gelar Sosialisasi Bersama Lintas Sektor
Agus menerangkan, jenis vaksin pada Sub PIN Polio adalah novel oral polio vaccine tipe 2 (nOPV2) dengan kemasan 50 dosis pervial, diberikan 2 tetes manis pada setiap anak dengan interval waktu 1 bulan.
“Anak yang mendapatkan imunisasi polio ini capaian cakupannya sekurang-kurangnya adalah 95 persen di setiap putaran baik pertama maupun kedua,” jelas Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep.


