SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dalam mengasah kemampuan para siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) di ujung timur pulau Garam Madura di bidang olahraga sepak bola menggelar turnamen sepak bola mini antar kecamatan.
Turnamen sepak bola mini digelar di lapangan upacara kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (26/1/2024), dan dibuka simbolis oleh Wakil Bupati Sumenep Dewi Khalifah.
![]()
Wakil Bupati Sumenep mengapresiasi turnamen sepak bola mini yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dibawah kepemimpinan Agus Dwi Saputra itu.
“Melalui turnamen ini, akan memberikan pendidikan kepada anak, rasa kebersamaan, dan kedisiplinan sesuai dengan kurikulum merdeka,” tutur Wabup dalam sambutannya, Jumat (26/1).
Wabup Sumenep melanjutkan, melalui turnamen sepak bola mini yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan itu juga dapat meningkatkan bakat anak di bidang olahraga sepak bola.
“Ini sekaligus menyeleksi anak yang mempunyai bakat sepak bola. Saya harapkan, melalui turnamen sepak bola mini juga dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap olahraga sepak bola, dapat menumbuh kembangkan anak-anak agar lebih sehat, kuat, dan cerdas,” kata Wabup Sumenep.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra menuturkan, turnamen sepak bola mini antar kecamatan yang diselenggarakan untuk mengasah kemampuan para siswa tingkat Sekolah Dasar di wilayahnya di bidang olahraga sepak bola.
“Turnamen sepak bola nini antar kecamatan ini untuk mengasah kemampuan mereka para siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Sumenep,” terang Kadisdik Agus.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Ardiansyah Ali Sochibi menambahkan, terdapat 4 pertandingan dan 8 peserta dari setiap kecamatan pada turnamen sepak bola mini itu yang berlangsung hingga sore.
Ardiansyah mengatakan, dari 27 kecamatan yang ada di Kabupaten Sumenep, ada sejumlah kecamatan yang absen atau izin tidak bisa mengikuti Turnamen Sepak Bola Mini itu. Yakni, ada 5 kecamatan yang absen.
“Pada turnamen sepak bola mini itu diikuti sebanyak 22 kontingen yang ikut serta,” terang Kabid SD Dinas Pendidikan Sumenep.
Dari 5 Kecamatan yang absen pada turnamen sepak bola mini ini dari kepulauan. Namun, untuk wilayah daratan sangat antusias ikut serta semua.
Pihaknya memaklumi bagi perwakilan kecamatan yang ada di wilayah kepulauan tidak bisa ikut sebab terkendala cuaca.
“Kita maklumi untuk yang kepulauan memang ada resiko tinggi, yakni terkendala cuaca,” kata Ardi.
Pihaknya juga mengaku, dalam kegiatan dengan konsep Pentahelix itu, animo masyarakat di ujung timur pulau Garam Madura ini sangat tinggi.

Tidak ada Respon