PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260508-WA0019
IMG-20260508-WA0009

Ratusan Penari Meriahkan Hari Tari Sedunia, Bupati Anom Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pada
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Semangat pelestarian budaya terasa begitu kuat dalam peringatan Hari Tari Sedunia Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Jumat (8/5/2026).

Ratusan penari dari berbagai sanggar tersebut tampil memukau dalam flashmob tarian nusantara yang turut diikuti langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

Kegiatan yang berlangsung meriah itu menjadi panggung ekspresi seni sekaligus mempererat kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa. Dentuman musik tradisional dan gerakan tari yang kompak sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir di kawasan pantai Widuri Pemalang.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, peringatan Hari Tari Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menjaga jati diri budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.

“Teman-teman penari ini bukan hanya tampil, tetapi juga sedang menjaga jati diri budaya dan kekerabatan kita. Jangan lelah berlatih dan terus lestarikan kebudayaan,” ujar Anom.

Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para penari dan sanggar seni di Kabupaten Pemalang yang terus aktif berkarya. Meski Hari Tari Sedunia diperingati setiap 29 April, menurutnya semangat dan kemeriahan acara tetap terasa luar biasa.

Anom juga berharap pertunjukan seni tari tidak hanya tampil dalam acara formal, tetapi bisa lebih dekat dengan masyarakat melalui ruang-ruang publik terbuka.

“Saya ingin suatu saat sanggar-sanggar tari bisa tampil di Pantai Widuri, City Walk, maupun ruang terbuka lainnya. Ini bagian dari ekspresi dan kecintaan kita terhadap budaya bangsa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kabupaten Pemalang, Fera Djokosusanto menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari, mempererat silaturahmi antar sanggar tari, serta mendorong kreativitas penari dalam mengeksplorasi seni tari berbasis lingkungan.

Menurut Fera, kegiatan diikuti 14 sanggar tari dengan jumlah sekitar 200 penari. Adapun rangkaian acara meliputi eksplor tari di tepi pantai, kirab penari menuju pendopo, flashmob tarian nusantara, hingga pertunjukan tari dari masing-masing sanggar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, Kepala Bakesbangpol Joko Ngatmo, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie. (ely)

IMG-20260312-WA0047

Bacaan Lainnya

Ribuan Disabilitas Terima Santunan dalam Halal Bihalal BIP di Bakorwil Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Yayasan Bani Insan Peduli...

Baznas Sumenep Terdepan Jalankan Misi Kemanusiaan: Fasilitasi Pemulangan Dua Jenazah Warga Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Amil Zakat Nasional...

Warga RT 03 RW 07 Perumahan Bumi Sumekar Asri Gelar Halal Bihalal: Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan Lingkungan Damai

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Suasana hangat dan penuh...

JSI Kembali Tunjukkan Kepedulian, Kini Ikut Bantu Pembangunan Fasilitas Masjid Husnul Khotimah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Jurnalis Sumenep Independen (JSI)...

Sinergi Pemkab Sumenep dan Poltera: Hadirkan Transportasi Laut Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep memberikan...

Karyawan Sanjaya Motor Tuntut Jaminan Hari Tua Usai 12 Tahun Bekerja

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Seorang mantan karyawan Sanjaya Motor...

IMG-20260508-WA0007

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *