Ratusan Penari Meriahkan Hari Tari Sedunia, Bupati Anom Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Pada
A-AA+A++

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Semangat pelestarian budaya terasa begitu kuat dalam peringatan Hari Tari Sedunia Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pemalang, Jumat (8/5/2026).

Ratusan penari dari berbagai sanggar tersebut tampil memukau dalam flashmob tarian nusantara yang turut diikuti langsung oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.

IMG-20260617-WA0002

Kegiatan yang berlangsung meriah itu menjadi panggung ekspresi seni sekaligus mempererat kecintaan generasi muda terhadap budaya bangsa. Dentuman musik tradisional dan gerakan tari yang kompak sukses menarik perhatian masyarakat yang hadir di kawasan pantai Widuri Pemalang.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengatakan, peringatan Hari Tari Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk menjaga jati diri budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.

“Teman-teman penari ini bukan hanya tampil, tetapi juga sedang menjaga jati diri budaya dan kekerabatan kita. Jangan lelah berlatih dan terus lestarikan kebudayaan,” ujar Anom.

Ia mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para penari dan sanggar seni di Kabupaten Pemalang yang terus aktif berkarya. Meski Hari Tari Sedunia diperingati setiap 29 April, menurutnya semangat dan kemeriahan acara tetap terasa luar biasa.

Anom juga berharap pertunjukan seni tari tidak hanya tampil dalam acara formal, tetapi bisa lebih dekat dengan masyarakat melalui ruang-ruang publik terbuka.

“Saya ingin suatu saat sanggar-sanggar tari bisa tampil di Pantai Widuri, City Walk, maupun ruang terbuka lainnya. Ini bagian dari ekspresi dan kecintaan kita terhadap budaya bangsa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disparbud Kabupaten Pemalang, Fera Djokosusanto menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni tari, mempererat silaturahmi antar sanggar tari, serta mendorong kreativitas penari dalam mengeksplorasi seni tari berbasis lingkungan.

Menurut Fera, kegiatan diikuti 14 sanggar tari dengan jumlah sekitar 200 penari. Adapun rangkaian acara meliputi eksplor tari di tepi pantai, kirab penari menuju pendopo, flashmob tarian nusantara, hingga pertunjukan tari dari masing-masing sanggar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, Kepala Bakesbangpol Joko Ngatmo, serta Ketua TP PKK Kabupaten Pemalang Noor Faizah Maenofie. (ely)

Bacaan Lainnya

Dukung KEK Tembakau Madura, Bupati Sumenep Siapkan Lahan 30 Hektare

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Di Balik Nama “Kosong”, Ada Zia Maulidin yang Bangun @xxgirls02 dari Eksperimen Sederhana

JURNALIS INDONESIA – Jutaan orang mungkin mengenal nama...

Garam Curai PT Garam Tumpah di Tengah Jalan Karanganyar, Warga: Ini Membahayakan Kalau Tidak Segera Dibersihkan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Garam curai milik PT...

JSI Beri Penghargaan kepada PT Empat Sekawan Mulia atas Peran Sosial dan Ekonomi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peran dunia usaha dalam...

Komitmen Perkuat Pelayanan Kesehatan, Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Raih Penghargaan JSI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dedikasi Rumah Sakit Umum...

Penghargaan JSI untuk DRT The Big Family, Momentum Memperkuat Semangat Berbagi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kiprah dunia usaha yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *