PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Bapenda Sumenep Gelar High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah

Pada
Bapenda Sumenep Gelar High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
Bapenda Sumenep Gelar High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) setempat menggelar High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang berlangsung di Pendopo Agung Keraton, Kamis (19/6).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapenda Sumenep ini bekerja sama dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur dan dihadiri langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

IMG-20260926-WA0006

Hadir juga sejumlah pihak penting lainnya, di antaranya Kepala Bapenda Sumenep Faruk Hanafi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Asisten Administrasi Umum (Asisten III), perwakilan Bank Indonesia dari Surabaya, serta para pelaku UMKM binaan seperti Tajamara dan pengelola kawasan Taman Adipura Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo 
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep salah satu dari komitmen dalam memperkuat transformasi digital tata kelola keuangan daerah.

“Melalui implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) ini menegaskan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep yang modern, transparan, dan akuntabel,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat memberikan sambutan.

Bupati Cak Fauzi familiar disapa melanjutkan, High Level Meeting ini bukan sekadar seremoni, tetapi langkah nyata memperkuat pemahaman kelembagaan dan mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini bagian dari strategi besar untuk membangun Sumenep yang lebih baik, lebih transparan, dan berdaya saing,” terang Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Cak Fauzi menegaskan bahwa digitalisasi tidak hanya bertujuan meningkatkan efisiensi, tetapi juga sebagai instrumen vital dalam menutup celah kebocoran anggaran dan memperbaiki tata kelola keuangan pemerintah daerah.

“Penerapan ETPD yang maksimal akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal,” papar Bupati Sumenep Cak Fauzi.

Menurut Bupati Cak Fauzi, Kabupaten Sumenep memiliki tantangan geografis tersendiri karena terdapat 126 pulau, dengan 48 di antaranya berpenghuni, 330 desa, dan 27 kecamatan. Namun bagi Bupati Sumenep kondisi geografis tidak menjadi penghalang untuk meluaskan jangkauan digitalisasi.

“Bersama pemerintah provinsi dan Bank Indonesia, kami memiliki visi yang sama, digitalisasi harus merata, termasuk hingga wilayah kepulauan. Kami dorong semua pihak untuk bersinergi mencapai target ini,” jelas Bupati Sumenep.

Dalam implementasinya dijelaskan Bupati Cak Fauzi, seluruh transaksi keuangan Pemerintah Kabupaten Sumenep kini telah dilakukan secara non-tunai. Bahkan, sesuai arahan pemerintah pusat, transaksi rekanan di atas Rp2 juta wajib dilakukan oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Di sektor penerimaan daerah, seperti retribusi, penggunaan kanal digital juga telah diterapkan.

Bupati Sumenep mengungkapkan, capaian indeks ETPD Kabupaten Sumenep menunjukkan tren positif. Pada tahun 2022 mencapai 88, meningkat menjadi 92 pada 2023, dan melonjak hingga 97 persen pada tahun 2024.

“Dengan capaian ini, kami berkomitmen terus membangun tata kelola keuangan yang modern, inklusif, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital hingga ke pelosok kepulauan,” jelas Bupati Sumenep Cak Fauzi.

Bacaan Lainnya

Dibangun dengan Anggaran Rp2,8 Miliar, Lampu Hias Jembatan Gunung Tabur Kini Padam

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi lampu hias tematik...

Beton Saluran Proyek Rp27,6 Miliar di Maluang Terlihat Rapuh saat Dibongkar

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Proyek Preservasi Jalan dan...

Bupati Sumenep Peduli, Sembilan Nelayan Raas Dibantu Pulang dari Australia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4,5 Juta per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *