SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dibawah kepemimpinan Arif Firmanto berprestasi di Madura Night Vaganza 2024.
Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto berhasil meraih penghargaan Best Booth pada acara penutupan Madura Night Vaganza 2024.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto mengatakan booth yang mereka tampilkan pada ajang Madura Night Vaganza 2024 bertemakan “Loteng Masa Kejayaan”.
Tematik ini menampilkan miniatur serta ornamen bergaya modern klasik yang menggambarkan ciri khas arsitektur bangunan di Kabupaten Sumenep.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto menyampaikan, tematik itu diangkat sebagai bentuk penghormatan dan pengenangan terhadap bangunan-bangunan kontemporer yang menjadi identitas budaya di Sumenep yang eksistensinya harus terus dijaga.
“Miniatur yang kami tampilkan adalah representasi dari bangunan Loteng, yang umumnya merujuk pada rumah berlantai dua peninggalan masa lalu,” terang Arif Firmanto, Kamis (12/9) malam.
Bappeda Sumenep mengusung desain stand diambil dari konsep bangunan lantai dua, yang di masa lampau yang melambangkan status bangsawan atau kalangan terpandang di abad ke-19.
Kepala Bappeda Kubupaten Sumenep Arif Firmanto menjelaskan, bahwa Loteng biasanya dimiliki oleh putra-putra raja, termasuk beberapa pangeran Sumenep.
Di Sumenep sendiri, hanya segelintir pangeran yang dikenal memiliki bangunan Loteng sebagai tempat tinggal, di antaranya adalah Pangeran Kolonel Kusumo Sena, yang lebih dikenal sebagai Pangeran Kolonel Karang Duak, serta Pangeran Letnal Kolonel Kusumo, yang dikenal sebagai Pangeran Letnal Loteng Kepanjin.
Kepala Bappeda Sumenep Arif Firmanto lanjut menerangkan, bahwa keikutsertaan Bappeda Sumenep dalam Madura Night Vaganza 2024 bertujuan untuk memperkenalkan potensi dan kekayaan Kabupaten Sumenep kepada masyarakat luas.
“Ini adalah upaya kami dalam mendukung pengembangan sektor kreatif dan ekonomi kreatif, yang merupakan elemen penting dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Sumenep,” jelas Arif Firmanto.
Bappeda Kabupaten Sumenep dalam acara tersebut bukan hanya menampilkan tentang estetika, tetapi juga sebagai sarana promosi potensi besar yang dimiliki Kabupaten Sumenep.
“Kami ingin mempromosikan segala kekayaan dan keunikan yang dimiliki oleh daerah kami,” papar Kepala Bappeda Kabupaten Sumenep Arif Firmanto.


