PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Dipimpin Bupati Fauzi Wongsojudo, Investasi di Kabupaten Sumenep Meningkat

Pada
Dipimpin Bupati Fauzi Wongsojudo, Investasi di Kabupaten Sumenep Meningkat
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dibawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, investasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil meningkat dari tahun ke tahun.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep, Abd. Rahman Riadi mengatakan, investasi di Sumenep terus meningkat dari tahun ke tahun. Dia memaparkan, pada tahun 2022 nilainya mencapai Rp 1.777.132.906.063 dengan serapan tenaga kerja sebanyak 31.227 orang.

IMG-20260926-WA0006

Nilai tersebut meningkat menjadi Rp 2.101.6922.051.534 dengan serapan tenaga kerja sebanyak 45.454 orang pada tahun 2023. Sedangkan pada tahun 2024, per September sudah mencapai angka Rp 2.417.185.183.466.

Pihaknya optimistis target realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 2,5 triliun dengan serapan tenaga kerja yang akan lebih meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Menurut Abd. Rahman, pemicu peningkatan investasi tersebut tidak terlepas dari beragam inovasi Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo seperti kemudahan izin hingga penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku UMKM.

Data OSS RBA menyebutkan, Tahun 2022 mencapai 13.200 NIB, meningkat menjadi 14.207 di tahun 2023 dan per 30 September 2024 sudah mencapai 14.078.

“UMKM merupakan back bone perekonomian di Kabupaten Sumenep,” terang Abd. Rahman dilansir Jurnalis Indonesia, Selasa (15/10/2024).

Selain itu, adanya peningkatan infrastruktur, pariwisata, promosi, Investment Summit dan lain sebagainya sehingga mampu menarik perhatian investor, baik dari dalam negeri maupun asing.

Dengan meningkatnya investasi tersebut, berdampak terhadap tingkat pengangguran terbuka (TPT). Berdasarkan data BPS, TPT Sumenep pada tahun 2022 di angka 1,36 terendah di Jatim, sedangkan tahun 2023 mencapai 1,71.

Hal itu juga berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumenep. Tahun 2021 mencapai 2,61 persen, naik menjadi 3,11 persen, di tahun 2023 dan terus naik mencapai 5,35 persen.

Rahman menjelaskan, investasi memiliki pengaruh ganda untuk jangka panjang (long-term). Pada satu sisi, investasi berpengaruh terhadap perkembangan produksi di daerah karena tersediaan stok modal yang menjadi faktor penting kelangsungan dunia usaha.

Di sisi lain, investasi berpengaruh pada permintaan agregat. Untuk mencapai steady state growth atau pertumbuhan ekonomi yang semakin baik diperlukan kondisi di mana para pelaku usaha memiliki harapan dan pandangan yang cenderung stabil.

Bacaan Lainnya

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Dukung Rangkaian Hari Santri 2026, Dorong Semangat Santri Terus Diwariskan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rangkaian peringatan Hari Santri...

Camat Pragaan Ajak Jadikan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai Momentum Memperkuat Persatuan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila...

Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, Bupati Sumenep Cak Fauzi Resmikan Turnamen Mini Soccer U-13

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *