SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep dibawah kepemimpinan Chainur Rasyid terus mendukung para petani di ujung timur pulau Garam Madura.
Seperti pada musim kemarau tahun ini geliat petani tembakau di Kabupaten Sumenep yang disambut positif oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep dengan menyalurkan bantuan pupuk tembakau gratis dari Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur.
Diketahui, Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur telah menyalurkan bantuan 120 ton pupuk gratis melalui DKPP Sumenep kepada 139 Kelompok Tani (Poktan) di 15 kecamatan dengan potensi penanaman tembakau.
“Kemarau tahun ini para petani sangat bersemangat menanam tembakau di hampir seluruh kecamatan, karena harga tembakau sebelumnya cukup menguntungkan,” papar Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, dilasir Minggu (4/8).
Sebanyak 120 ton pupuk yang diberikan adalah jenis NPK 17:17:17 non subsidi, yang diajukan oleh petani sejak tahun sebelumnya.
Sementara itu, pupuk bersubsidi untuk tembakau sudah tidak tersedia berdasarkan Permentan Nomor 10 tahun 2022.
“Bantuan ini dari Disbun Jatim diajukan oleh petani sejak tahun lalu. Karena banyak yang menanam tembakau, yang tidak mengajukan belum dapat bagian,” terang Chainur Rasyid.
Kepala DKPP Sumenep mengatakan, agar petani yang belum mendapatkan bagian tidak khawatir, karena mereka bisa mengajukan mulai tahun ini ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di setiap kecamatan.
“Pengajuannya T-1 (setahun sebelumnya). Petani anggota Poktan yang belum dapat bagian bisa mengajukan ke BPP untuk bantuan pupuk tembakau gratis tahun depan,” terangnya.
Kepala DKPP Sumenep juga mengatakan, pengajuan ke BPP pun tidak sulit karena setiap perkumpulan Poktan selalu dihadiri oleh penyuluh.
“Pengajuan bisa dilakukan saat ada pertemuan Poktan, karena kami meminta usulan itu dari BPP,” jelasnya.
Kembali demikian, pihaknya mengharapkan, agar tahun depan Disbun Jawa Timur kembali menyediakan program pupuk tembakau gratis agar seluruh petani bisa menikmati manfaatnya.
“Semoga tahun depan bantuan ini masih ada. Biasanya setiap tahun ada pupuk gratis, karena di Sumenep, tembakau adalah salah satu tanaman unggulan petani,” harapnya.


