SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dugaan tindak pidana korupsi revitalisasi lapangan basket pekerjaan kanopi fiktif sebesar Rp100 Juta tahun anggaran 2023 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, Madura, Jawa Timur, dilaporkan ke Polres setempat, Senin (26/2/2024).
“Betul, laporannya dikirim hari ini Senin, 26 Februari 2024 ke Polres Sumenep,” terang Makhtub Syarif kepada Jurnalis Indonesia, Senin (26/2/24).
Warga Sumenep yang getol terhadap penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) meminta Kapolres Sumenep untuk mengusut kasus yang dilaporkannya itu.
“Sebagai warga Sumenep yang konsen terhadap pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme, atau yang disebut dengan (KKN) meminta kepada Kapolres Sumenep dan jajarannya untuk mengusut kasus dugaan pekerjaan fiktif tersebut,” harapnya.
Baca Juga :
- Revitalisasi Lapangan Basket Pekerjaan Kanopi Rp100 Juta TA. 2023 di MAN Sumenep Diduga Fiktif
- MAN Sumenep Diduga Kuat Fiktifkan Pekerjaan Rp100 Juta, Kemenag Sumenep Terkesan Tak Mau Tahu
Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data yang dikantongi Jurnalis Indonesia, untuk tahun anggaran (TA) 2023 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Sumenep, Madura, Jawa Timur, terdapat pengadaan pekerjaan konstruksi revitalisasi lapangan basket untuk pekerjaan kanopi dengan total pagu senilai Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah).
Namun berdasarkan penelusuran Jurnalis Indonesia, Senin (12/2/2024), di MAN Sumenep, tepat di lokasi lapangan basket yang berada di sisi sebelah kiri yang berdempetan dengan gedung Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep tidak terdapat pekerjaan pemasangan kanopi di lapangan basket itu.
Jurnalis Indonesia, Senin (12/2/2024), berupaya untuk menemui Kepala MAN Sumenep Hairuddin namun berdasarkan penuturan seorang perempuan di resepsionis, sang kepala sekolah sedang rapat bersama pengawas.
Lalu Jurnalis Indonesia menghubungi Kepala MAN Sumenep Hairuddin via selulernya. Anehnya, Hairuddin enggan menjawab ihwal pengadaan pekerjaan konstruksi revitalisasi lapangan basket untuk pekerjaan kanopi dengan total pagu senilai Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah) di satuan pendidikan yang dipimpinnya tahun 2023 itu.
Hairuddin malah menanyakan ihwal info tersebut tahu dari siapa. “Info itu dari siapa,” desak Hairuddin secara berulang kepada Jurnalis Indonesia.
Bukannya menjawab, malah Kepala MAN Sumenep Hairuddin mengajak Jurnalis Indonesia bertemu langsung di kantornya pada, Selasa (13/2/2024).
Setelah dihubungi untuk ditemui di kantornya sesuai permintaannya, Kepala MAN Sumenep Hairuddin malah beralasan sedang ada rapat di Pamekasan. “Maaf, saya sekarang rapat di Pamekasan,” sebut Hairuddin.
Anehnya, setelah dikonfirmasi lebih lanjut via WhatsApp selulernya, ditanyakan ihwal pengadaan pekerjaan konstruksi revitalisasi lapangan basket untuk pekerjaan kanopi dengan total pagu senilai Rp.100.000.000 (seratus juta rupiah) yang hingga tahun 2024 ini tidak terdapat pemasangan kanopi di lapangan basket pada lembaganya malah kembali memilih bungkam. (ily)

Tidak ada Respon