PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Ibu Hamidah Mengucapkan Terimakasih kepada IWO Pamekasan, Rumahnya sudah Direnovasi

Pada
Ibu Hamidah Mengucapkan Terimakasih kepada IWO Pamekasan, Rumahnya sudah Direnovasi
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Ibu Hamidah, seorang janda yang tinggal bersama seorang yatim di gubug reot dusun Pandan Desa Panglegur Kabupaten Pamekasan, tak henti-hentinya berucap syukur bahagia atas rumahnya yang sudah direnovasi.

Ucapan terimakasih ia sampaikan kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan yang sudah mengawal dan membantu dirinya untuk mewujudkan rumah yang layak huni, sehingga saat hujan dan angin ia tak lagi harus mengungsi ke rumah warga sekitar.

IMG-20260926-WA0006

“Terimakasih, kepada Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan yang sudah membantu dan mengawal dari awal sehingga apa yang menjadi do’a selama ini akhirnya terwujud juga,” kata Hamidah saat ditemui di rumah barunya.

Selain itu, pihaknya juga sangat berterimakasih kepada hamba Allah yang sudah membantu merenovasi gubug reotnya menjadi rumah yang diidamkan selama ini.

“Terimakasih pula kepada pihak yang membantu merenovasi rumah ini, hamba Allah yang namanya tidak mau disebutkan, terimakasih banyak karena sudah memberikan bantuan berupa rumah sampai selesai, semoga Allah yang membalas kebaikannya,” lanjut Hamidah sembari menangis haru dan bahagia.

Sementara itu, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Pamekasan Diyah Heny mengungkapkan, bahwa renovasi rumah yang saat ini ditempati oleh Hamidah dan anak yatimnya adalah murni bantuan dari perseorangan yang tidak mau disebutkan namanya.

“Alhamdulillah atas usaha kita semua, teman-teman media terutama pengurus dan anggota IWO Pamekasan yang turut mempublikasikan akhirnya membuahkan hasil, ada hamba Allah yang menanggung renovasi rumah Ibu Hamidah,” jelasnya.

Heny juga mengatakan bahwa besaran anggaran yang diperuntukkan untuk merenovasi rumah tersebut sebesar 60 juta rupiah.

“Anggarannya 60 juta, bahkan saat ini juga sedang di urus KKnya untuk didaftarkan pemasangan listrik, karena rumah lama Bu Hamidah selain reot juga tidak ada penerangan sama sekali,” ungkap Heny.

Pihaknya berharap, Pemerintah Kabupaten Pamekasan juga bisa bertindak cepat dalam menangani kasus serupa, sebab menurutnya berdasarkan temuan dibawah masih cukup banyak rumah yang tidak layak huni yang benar-benar membutuhkan bantuan dari pemerintah, Jumat (26/7/2024).

“Di kami masih ada 20 data rumah tidak layak huni yang InsyaAllah akan diusahakan dan diusulkan kepada DPRKP agar bisa mendapatkan program RTLH,” pungkasnya. (fid)

Bacaan Lainnya

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Kepelabuhanan bagi Nelayan di Tanjung Saronggi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Dukung Rangkaian Hari Santri 2026, Dorong Semangat Santri Terus Diwariskan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rangkaian peringatan Hari Santri...

Camat Pragaan Ajak Jadikan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai Momentum Memperkuat Persatuan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila...

Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, Bupati Sumenep Cak Fauzi Resmikan Turnamen Mini Soccer U-13

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *