PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Lomba Kerapan Sapi Memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025, Komitmen Bupati Fauzi Jaga Warisan Budaya

Pada
Lomba Kerapan Sapi Memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025, Komitmen Bupati Fauzi Jaga Warisan Budaya
Lomba Kerapan Sapi Memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025, Komitmen Bupati Fauzi Jaga Warisan Budaya
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Puluhan pasang sapi kerap yang berasal dari empat Kabupaten di Madura dan luar daerah, mengikuti Lomba Kerapan Sapi memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025.

“Kerapan sapi bukan sekadar perlombaan adu cepat pasangan sapi, tetapi sejatinya memiliki makna budaya yang perlu terjaga eksistensinya sampai kapanpun,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela pembukaan lomba, di Stadion Giling, Minggu (22/06/2025).

IMG-20260926-WA0006

Bagi Bupati Cak Fauzi, kerapan sapi adalah budaya warisan leluhur yang tidak ternilai harganya, sehingga  generasi saat ini, berkewajiban melestarikan, mempertahankan sekaligus mengembangkan budaya dan tradisi ini.

Lomba Kerapan Sapi Memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025, Komitmen Bupati Fauzi Jaga Warisan Budaya
Lomba Kerapan Sapi Memperebutkan Piala Bupati Sumenep 2025, Komitmen Bupati Fauzi Jaga Warisan Budaya

Pemerintah Kabupaten Sumenep kata Bupati Cak Fauzi, berkomitmen untuk menjaga warisan budaya Kerapan Sapi dengan menggelar secara rutin kegaiatannya setiap tahun, karena selain melestarikan warisan juga sebagai media meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Sumenep.

“Masyarakat harus menjaga warisan leluhur Madura khususnya Kabupaten Sumenep, karena kerapan sapi bukan hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi sebagai kekayaan budaya yang bisa dikenalkan ke dunia,” ajak Bupati Sumenep Cak Fauzi.

Bupati Sumenep Cak Fauzi juga mengapresiasi para peternak, joki, dan masyarakat yang masih setia melestarikan tradisi ini dari generasi ke generasi. Karena itulah, dalam pelaksanaannya dikemas lebih menarik.

“Lomba apapun di era globalisasi ini harus bersentuhan dengan teknologi untuk promosi kegiatan, supaya bisa menjadi daya tarik wisata budaya yang berskala nasional bahkan internasional,” jelas Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sementara, panitia penyelenggara Miskun Legiyono menyatakan, pihaknya telah melakukan perbaikan sarana Stadion Giling, utamanya arena pacuan untuk Lomba Kerapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025 dan Piala Presiden tahun ini.

“Peserta Lomba Kerapan Sapi Piala Bupati Sumenep 2025 sebanyak 64 pasang sapi kerap yang berasal dari empat Kabupaten di Madura dan dua Kabupaten luar daerah, yakni Lumajang dan Probolinggo, untuk memperebutkan hadiah utama berupa tiga unit mobil dan enam unit motor,” ungkapnya.

Bacaan Lainnya

Dibangun dengan Anggaran Rp2,8 Miliar, Lampu Hias Jembatan Gunung Tabur Kini Padam

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi lampu hias tematik...

Beton Saluran Proyek Rp27,6 Miliar di Maluang Terlihat Rapuh saat Dibongkar

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Proyek Preservasi Jalan dan...

Bupati Sumenep Peduli, Sembilan Nelayan Raas Dibantu Pulang dari Australia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4,5 Juta per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *