Pembagian Seragam Gratis oleh Pemkot Blitar Molor, Siswa Terpaksa Pakai Seragam Lama

Pada
A-AA+A++

BLITAR (JURNALIS INDONESIA) – Pengadaan seragam sekolah untuk siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Blitar mengalami keterlambatan atau molor. Alhasil, para siswa terpaksa menggunakan baju seragam lama mereka.

Harusnya pada awal masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) ini para siswa baru SD dan SMP di Kota Blitar sudah menerima seragam. Namun hingga memasuki tahun ajaran baru ini, bantuan seragam sekolah dari Pemerintah Kota Blitar belum juga dibagikan.

IMG-20260617-WA0002

Keterlambatan ini disebabkan oleh kendala pada saat menunggu data siswa baru yang resmi diterima berdasarkan hasil penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Kami harus memastikan data yang kami gunakan adalah data akhir sehingga pengadaan seragam dapat sesuai dengan jumlah siswa yang ada,” Kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Jais Alwi Mashuri, Sabtu (20/7/2024).

Progres bantuan seragam sekolah untuk siswa SD dan SMP, saat ini masih memasuki tahap pengadaan. Sehingga Dinas Pendidikan Kota Blitar menargetkan pembagian seragam bisa dilakukan pada pertengahan Agustus 2024.

Selama belum ada bantuan seragam, para siswa diperbolehkan untuk mengenakan seragam dari jenjang pendidikan sebelumnya.

“Saat ini, siswa dapat memakai seragam lama mereka hingga seragam baru tersedia,” tegasnya.

Pemerintah Kota Blitar sendiri mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,1 miliar untuk program pengadaan seragam gratis bagi siswa SD dan SMP.

Anggaran tersebut digunakan untuk biaya pengadaan kain serta ongkos jahit. Khusus ongkos jahit Dinas Pendidikan Kota Blitar memberikan nominal Rp100 ribu untuk SD dan Rp110 ribu untuk SMP.

Ongkos tersebut berlaku untuk satu stel seragam sekolah. Dan nantinya siswa akan mendapat 3 stel seragam sekolah sehingga ongkos jahit yang diberikan juga akan sebanyak 3 kali.

“Kami telah mengatur anggaran dengan cermat, termasuk biaya jahit yang bervariasi untuk siswa SD dan SMP,” terangnya.

Meskipun terdapat keterlambatan, Jais optimis bahwa pembagian seragam dapat terlaksana dengan baik. Ia berharap semua pihak dapat bersabar dan mendukung proses pengadaan ini agar berjalan lancar.

“Kami mohon pengertian dari para orang tua dan siswa. Kami sudah berusaha sebaik mungkin untuk menyelesaikan pengadaan ini tepat waktu,” tegasnya. (zun)

Bacaan Lainnya

Atlet Pencak Silat RGP Fighter Club Raih Emas Piala Panglima 2026

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

SMAN 1 Masalembu Juara I Lomba Antikorupsi, Siap Wakili Sumenep ke Tingkat Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Buka Bimtek Sekolah Inklusif 2026, Kadisdik Sumenep Tekankan Kesetaraan Hak Pendidikan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep...

SMANBO Tampil Gemilang pada Ajang Lomba Lari HUT ke-81 RI Tumbangkan Rivalnya SMA DDI Masalembu

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Semarak peringatan Hari Ulang...

Kepala SMAN 1 Masalembu Kobarkan Semangat Kemerdekaan di HUT ke-81 RI

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala SMAN 1 Masalembu,...

Muhammad Ja’far Hasibuan, Mahasiswa USU yang Mengubah Keterbatasan Menjadi Karya Ilmiah

JAKARTA (JURNALIS INDONESIA) – Kisah perjuangan Muhammad Ja’far...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *