PASANG IKLANMU DISINI

Pemkab Sumenep Melalui DKPP Perkuat Sektor Pertanian dan Jaga Stabilitas Harga Melalui Lelang Tani

Pada
Sosok Kepada DKPP Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid yang memiliki kepedulian terhadap petani
Sosok Kepada DKPP Kabupaten Sumenep Chainur Rasyid yang memiliki kepedulian terhadap petani
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat yang dipimpin Chainur Rasyid terus berupaya memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga kestabilan harga komoditas pangan melalui program Lelang Tani yang diselenggarakan di kawasan Pasar Anom Baru pada Rabu (11/3/2026).

Lelang tani yang digelar sebagai langkah strategis dalam mendukung kesejahteraan petani lokal. Program ini merupakan hasil sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bersama Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Kabupaten Sumenep.

IMG-20260617-WA0002

Pada pelaksanaan perdananya, dua komoditas unggulan hasil pertanian lokal yang dilelang yakni bawang merah dan cabai merah.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan jajaran OPD melalui kegiatan lelang tani tersebut.

Menurutnya, program tersebut menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Sumenep.

“Melalui lelang tani ini kita menunjukkan kinerja nyata. Pemerintah Kabupaten Sumenep sangat mengapresiasi terobosan ini. Semoga sinergi antar OPD ini mendapat ridha Allah SWT dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani di Sumenep,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, menerangkan bahwa pada lelang perdana tersebut pihaknya menghadirkan dua komoditas utama hasil produksi petani lokal.

Kadis Inung familiar disapa memaparkan, komoditas yang dilelang terdiri dari bawang merah sebanyak 1 kuintal serta cabai merah sebanyak 500 kilogram.

“Saat ini kami menghadirkan dua komoditas utama, yaitu bawang merah varietas unggulan sebanyak satu kuintal dan cabai merah sebanyak 500 kilogram,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kadis Inung menyampaikan bahwa kegiatan lelang tani ini menjadi langkah awal untuk membangun sistem perdagangan hasil pertanian yang lebih terbuka, transparan, dan kompetitif di Kabupaten Sumenep.

Ia menambahkan, setelah momentum Hari Raya Idulfitri, kegiatan tersebut direncanakan akan digelar secara rutin setiap minggu di kawasan bundaran Pasar Anom.

Ke depan, kegiatan itu diharapkan mampu melibatkan lebih banyak komunitas, pedagang, hingga pelaku usaha yang membutuhkan komoditas hasil pertanian dari Sumenep.

“Lelang perdana ini merupakan langkah awal. Setelah Lebaran nanti rencananya akan dilaksanakan setiap minggu di bundaran Pasar Anom, dengan melibatkan berbagai komunitas, pedagang maupun pengusaha yang membutuhkan komoditas hasil tani,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Perdagangan DKUPP Sumenep, Idham Khalid, menegaskan bahwa kolaborasi lintas OPD dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk inovasi baru untuk mendorong pertumbuhan sektor perdagangan pangan di daerah.

Menurutnya, lelang tani tidak hanya menjadi ajang transaksi komoditas, tetapi juga sebagai strategi pemerintah daerah untuk memperkenalkan serta mengangkat potensi hasil bumi Kabupaten Sumenep.

“Kolaborasi ini akan terus berlanjut sebagai inovasi dalam meningkatkan sektor perdagangan pangan. Langkah ini menjadi upaya nyata Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mengangkat potensi hasil bumi daerah,” terangnya.

Melalui program lelang tani tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap tercipta rantai distribusi yang lebih efektif antara petani, pedagang, hingga konsumen. Dengan demikian, stabilitas harga komoditas dapat terjaga sekaligus memberikan nilai tambah bagi para petani lokal.

Bacaan Lainnya

MCF 2026 Jadi Etalase Produk Lokal, Wabup Sumenep Minta UMKM Terus Berinovasi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep mendorong...

Wabup Sumenep Kunjungi Stan Kecamatan Masalembu di MCF 2026 yang Tampilkan Ragam Kuliner Tradisional Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kekayaan kuliner masyarakat kepulauan...

Wabup Sumenep Tinjau Stan Bappeda di MCF 2026, Apresiasi Konsep Kreatif dan Informatif

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH....

Melalui MCF 2026, Pemkab Sumenep Berhasil Tampilkan Kekayaan Budaya 12 Daerah Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Madura Culture Festival (MCF)...

Dekat dengan Masyarakat, Satlantas Polresta Sumenep Hadirkan Layanan Ini di MCF 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gelaran Madura Culture Festival...

Indeks Desa Sumenep Naik Signifikan, Ratusan Desa Berstatus Maju dan Mandiri

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat...

IMG-20260617-WA0002

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *