PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

PKDI Sumenep Resmi Dilantik, Bupati Cak Fauzi Dorong Kades Jadi Mitra Strategis Pembangunan Merata dan Berkelanjutan

Pada
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) -Pengurus Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Pendopo Agung Keraton, Rabu (23/07/2025). Sebagai Ketua Abdul Hayat (Kades Pinggir Papas), Sekretaris Zulfikar Ali Mustakim (Kades Pabian) dan Bendahara Untung Wahyudi Yono (Kades Kerta Timur).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo berharap Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI), menjadi mitra strategis dalam mendorong pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di tingkat desa.

IMG-20260926-WA0006

“PKDI ini hendaknya menjadi media untuk memperkuat solidaritas kepala desa, sekaligus mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih transparan, partisipatif, dan akuntabel,” harap Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo di sela-sela Pelantikan Pengurus PKDI Kabupaten Sumenep.

Bagi Bupati Sumenep Cak Fauzi familiar disapa, PKDI merupakan wadah yang sangat penting dan strategis dalam memperkuat kolaborasi antar kepala desa, serta mendorong percepatan pembangunan desa secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Lembaga ini hendaknya mampu menjadi forum yang memperkuat kapasitas kepemimpinan para kepala desa, sehingga keberadaannya menjadi jembatan komunikasi yang kuat antara kepala desa dan pemerintah daerah.

“Organisasi harus jadi wadah menyatukan semangat, pikiran, dan langkah semua kepala desa, karena kepala desa memiliki peran yang menentukan keberhasilan pembangunan daerah,” lanjut Bupati Cak Fauzi.

Bupati Sumenep Cak Fauzi melanjutkan, desa di Kabupaten Sumenep tentu saja memiliki potensi besar yang sejatinya perlu digali dan digerakkan secara terarah dan terpadu, sehingga PKDI sebagai rumah besar kepala desa, sangat strategis dalam mengonsolidasikan kekuatan desa untuk kemajuan bersama.

Melalui PKDI lahir gagasan dengan bertukar pengalaman, bahkan menyuarakan aspirasi kepala desa ke pemerintah daerah hingga pusat. Ini penting agar arah pembangunan betul-betul dari desa, oleh desa, dan untuk rakyat desa,” lanjutnya.

“Melalui PKDI, lahir gagasan konstruktif untuk mengembangkan potensi dalam rangka membangun desa secara mandiri, adil, dan berkelanjutan, demi mendorong kesejahteraan masyarakat,” jelas Bupati Sumenep Cak Fauzi.

Di tempat yang sama Ketua DPC PKDI Kabupaten Sumenep, Abdul Hayat menyatakan, pihaknya berkomitmen menjadikan PKDI sebagai organisasi yang solid, terbuka, dan inklusif, serta fokus pada kepentingan desa dan masyarakat.

“Kami sebagai wadah pemersatu kepala desa siap menjadi jembatan antara kepala desa dengan pemerintah demi memajukan desa di Kabupaten Sumenep,” ungkapnya.

Pihaknya bertekad membawa PKDI tidak hanya kuat secara struktur, tetapi menjadi wadah yang aktif menyuarakan aspirasi kepala desa, untuk melahirkan kebijakan strategis pada pembangunan desa.

Bacaan Lainnya

Bupati Sumenep Peduli, Sembilan Nelayan Raas Dibantu Pulang dari Australia

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Berau Expo 2026 Ditengarai Gunakan APBD Fantatis Rp3 Milyar, Pedagang Masih Ditarik Biaya Sewa Lapak Jutaan Rupiah

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Berau Expo 2026 yang...

Pedagang di Berau Diminta Bayar Rp4,5 Juta per Tenda di Expo, Pertanyakan Dasar Hukumnya

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pedagang di Kabupaten Berau,...

Belum Setahun Diresmikan, Jembatan Sei Bataan Bernilai Rp23,13 Miliar Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Jembatan Sei Bataan yang...

Peringati HSN 2026, Bupati Sumenep Ajak Santri Perkuat Ilmu dan Pengabdian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Santri Nasional...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *