PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Poktan Batuputih Berhasil Inovasi Teknologi Pertanian Gunakan Biosaka dan Jakaba pada Budidaya Jagung

Pada
Berhasil melakukan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya tanaman jagung hibrida tahun 2023. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Al Faidzin, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Mawardi, mengucapkan terimakasih kepada Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil melakukan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya tanaman jagung hibrida tahun 2023.

Seperti yang diterapkan oleh Kelompok Tani Al Faidzin, Desa Batuputih Laok, dibawah Koordinator Penyuluh Kecamatan Batuputih, Dwi Nugroho, S.TP, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, S.TP, M.Si.

IMG-20260926-WA0006
Poktan Batuputih berhasil terapkan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung dengan menghemat kebutuhan pupuk namun hasil panen lebih memuaskan. (foto/ist)

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Al Faidzin Mawardi mengucapkan terimakasih kepada Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep atas bimbingan inovasi teknologi pertanian budidaya tanam jagung menggunakan biosaka dan jakaba.

“Terimakasih Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan terimakasih Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep atas bimbingannya selama ini, semoga pertanian di Kecamatan Batuputih semakin lebih baik,” ucapnya, Selasa (23/5/2023).

Mawardi mengaku, pada musim tanam kali ini (24 Januari tahun 2023) berdasarkan arahan Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dengan menerapkan inovasi teknologi pertanian dengan mengaplikasikan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung hibrida di lahan seluas 1/8 hektar bisa lebih menghemat terhadap kebutuhan pupuk.

Poktan Batuputih berhasil terapkan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung dengan menghemat kebutuhan pupuk namun hasil panen lebih memuaskan. (foto/ist)

“Dengan menghabiskan benih 1,5 Kg. Benih sebelum ditanam terlebih dahulu kami rendam 10 menit dengan jakaba. Pada musim ini saya menghemat pemupukan sepertiga (1/3) dari sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan mengaplikasikan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung hibrida atas bimbingan Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep berhasil menghemat pemupukan dari sebelumnya dengan hasil panen yang sangat memuaskan.

Sebelum menggunakan inovasi teknologi pertanian biosaka dan jakaba dikatakan, dengan menghabiskan pupuk urea 40 Kg dan phonska 40 Kg. Namun setelah menerapkan biosaka dan jakaba diakuinya, hanya menghabiskan pupuk urea 20 Kg dan phonska 25 Kg.

“Alhamdulillah dengan menerapkan penggunaan biosaka dan jakaba budidaya jagung saya lebih hemat pupuk dan hasil panen lebih memuaskan,” jelasnya. (ily/red)

Bacaan Lainnya

DPRD Sumenep Rampungkan Pembahasan Raperda Dana Cadangan Pilkada 2029

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – DPRD Kabupaten Sumenep menyepakati...

DPRD Sumenep Beri Lima Rekomendasi dalam Pembahasan APBD 2027

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah...

Pecinta Otomotif Berau Kecewa, Kejurprov Balap Motor Seri ke-8 Tak Dapat Izin Penggunaan Jalan Provinsi

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Para pecinta otomotif dan...

Pencabulan Anak Usia 4 Tahun, LBH GP Ansor Tegal: Ini Kejahatan Kemanusiaan Luar Biasa

TEGAL (JURNALIS INDONESIA) – Peristiwa memilukan diduga terjadi...

Kabid Pengelolaan Perikanan Tangkap Diskan Sumenep Menghilang dari Kantor Meski Jam Masuk Kerja

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan...

Proyek Saluran Air Beton Jalan Maluang Senilai Rp27,65 Miliar pada 2026 Tidak Bertahan Lama, Kini Sudah Retak

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Kondisi saluran air beton...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *