PASANG IKLANMU DISINI
Example floating
Example floating

Poktan Batuputih Berhasil Inovasi Teknologi Pertanian Gunakan Biosaka dan Jakaba pada Budidaya Jagung

Pada
Berhasil melakukan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya tanaman jagung hibrida tahun 2023. Ketua Kelompok Tani (Poktan) Al Faidzin, Desa Batuputih Laok, Kecamatan Batuputih, Mawardi, mengucapkan terimakasih kepada Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kelompok Tani (Poktan) di Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berhasil melakukan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya tanaman jagung hibrida tahun 2023.

Seperti yang diterapkan oleh Kelompok Tani Al Faidzin, Desa Batuputih Laok, dibawah Koordinator Penyuluh Kecamatan Batuputih, Dwi Nugroho, S.TP, dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto, S.TP, M.Si.

IMG-20260410-WA0003
Poktan Batuputih berhasil terapkan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung dengan menghemat kebutuhan pupuk namun hasil panen lebih memuaskan. (foto/ist)

Ketua Kelompok Tani (Poktan) Al Faidzin Mawardi mengucapkan terimakasih kepada Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep atas bimbingan inovasi teknologi pertanian budidaya tanam jagung menggunakan biosaka dan jakaba.

“Terimakasih Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan terimakasih Bapak Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep atas bimbingannya selama ini, semoga pertanian di Kecamatan Batuputih semakin lebih baik,” ucapnya, Selasa (23/5/2023).

Mawardi mengaku, pada musim tanam kali ini (24 Januari tahun 2023) berdasarkan arahan Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dengan menerapkan inovasi teknologi pertanian dengan mengaplikasikan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung hibrida di lahan seluas 1/8 hektar bisa lebih menghemat terhadap kebutuhan pupuk.

Poktan Batuputih berhasil terapkan inovasi teknologi pertanian menggunakan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung dengan menghemat kebutuhan pupuk namun hasil panen lebih memuaskan. (foto/ist)

“Dengan menghabiskan benih 1,5 Kg. Benih sebelum ditanam terlebih dahulu kami rendam 10 menit dengan jakaba. Pada musim ini saya menghemat pemupukan sepertiga (1/3) dari sebelumnya,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan mengaplikasikan biosaka dan jakaba pada budidaya jagung hibrida atas bimbingan Penyuluh Pertanian Kecamatan Batuputih dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep berhasil menghemat pemupukan dari sebelumnya dengan hasil panen yang sangat memuaskan.

Sebelum menggunakan inovasi teknologi pertanian biosaka dan jakaba dikatakan, dengan menghabiskan pupuk urea 40 Kg dan phonska 40 Kg. Namun setelah menerapkan biosaka dan jakaba diakuinya, hanya menghabiskan pupuk urea 20 Kg dan phonska 25 Kg.

“Alhamdulillah dengan menerapkan penggunaan biosaka dan jakaba budidaya jagung saya lebih hemat pupuk dan hasil panen lebih memuaskan,” jelasnya. (ily/red)

IMG-20260312-WA0047
Example 120x600

Bacaan Lainnya

Karyawan Sanjaya Motor Tuntut Jaminan Hari Tua Usai 12 Tahun Bekerja

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Seorang mantan karyawan Sanjaya Motor...

Gerakan Rabu Tanpa BBM di Sumenep, Bupati Cak Fauzi dan Wakilnya Beri Contoh Gunakan Becak

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Kebijakan Baru Bupati Sumenep: WFH dan Hari Bebas BBM Mulai Diberlakukan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi...

Bupati Sumenep Lantik Staf Ahli dan Kepala BRIDA, Perkuat Kinerja Pemerintahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

DPRD Sumenep Sahkan Tiga Raperda Strategis untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – DPRD Kabupaten Sumenep, Jawa...

26 April 2026, BIP Bakal Gelar Santunan dan Halal Bihalal Bersama 2.000 Anak Disabilitas di Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Bani Insan Peduli (BIP)...

IMG-20260410-WA0003
IMG-20260320-WA0006