SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Puskesmas Masalembu untuk tahun ini gagal mendapatkan kendaraan operasional berupa mobil ambulance baru melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2023.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep mengupayakan mobil ambulance baru untuk Puskesmas kepulauan Masalembu yang memiliki empat desa itu tahun 2024.
Plt. Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep Agustiono Sulasno melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Moh. Nur Insan mengatakan bakal mengupayakan mobil ambulance Puskesmas Masalembu realisasi untuk tahun 2024 nanti.
“Karena pengadaan mobil ambulance untuk Puskesmas Masalembu itu sudah dianggarkan dan masuk di penganggaran,” jelas Nur Insan kepada Jurnalis Indonesia, Senin (22/11/2023).
Keberadaan mobil ambulance baru untuk Puskesmas Masalembu sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat. Sebab mobil ambulance yang ada saat ini sudah hancur sehingga sangat memerlukan kendaraan operasional tersebut.
Plt. Kepala Puskesmas Masalembu dr. Nurhasanah tidak menampik kondisi keberadaan mobil ambulance yang ada saat ini di Puskesmas kepulauan yang memiliki empat desa itu.
“Benar, kondisi Ambulan di Puskesmas Masalembu sudah hancur,” terang dokter Ana yang akrab disapa dihubungi kepada Jurnalis Indonesia. (ily)


