SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Meski berada di wilayah paling ujung timur pulau Garam Madura, Siswa-siswi SMAN 1 Sapeken yang terletak pada wilayah kepulauan terjauh dari Kota Sumenep, Jawa Timur, yang letaknya kurang lebih 205 km dengan jarak tempuh perjalanan laut selama 24 jam menunjukkan presentasi yang sangat luar biasa, Rabu (27/3/2024).
Pada tahun 2024 ini, sebelas siswa-siswi SMAN 1 Sapeken, Sumenep, dibawah kepemimpinan kepala sekolah Rudy Suwandono, S.Ag., M.Pd, berhasil menorehkan tinta emas karena berhasil masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) tahun 2024.
![]()
“Alhamdulillah, anak didik kami (siswa-siswi SMAN 1 Sapeken, Sumenep) pada tahun 2024 ini menorehkan tinta emas, 11 siswa-siswi SMAN 1 Sapeken Sumenep berhasil lulus masuk PTN di Jawa Timur dan Bali (Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha, UTM dan Universitas Airlangga) melalui jalur SNBP,” terang Kepala SMAN 1 Sapeken, Sumenep, Rudy Suwandono, S.Ag., M.Pd, kepada Jurnalis Indonesia, Rabu (27/3/2024).
Di samping itu, sekitar kurang lebih 30 siswa-siswi SMAN Sapeken Sumenep juga sudah diterima di Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Jawa Bali.
“InsyaAllah jumlah ini masih akan bertambah karena masih ada kesempatan siswa-siswi yang lain untuk masuk PTN melalui jalur SNBT atau jalur Mandiri,” papar Kepala SMAN 1 Sapeken, Sumenep.
Bagi Kepala SMAN 1 Sapeken Rudy Suwandono, itu adalah prestasi dan anugerah yang luar biasa karena biasanya tiap tahun hanya ada 3 atau 4 siswa saja yang tembus ke PTN melalui jalur prestasi.
“Jadi saya sangat bangga akan prestasi akademik ini, harapan saya semoga hal ini menjadi pemicu suksesnya mereka di masa depan dan membangun kepulauan Sapeken, Sumenep,” ujarnya.
Kepsek Rudy Suwandono juga mengharapkan, melalui prestasi yang berhasil ditorehkan oleh siswa-siswi kelas akhir pada satuan pendidikan yang dipimpinnya yakni SMAN 1 Sapeken yang terletak pada wilayah kepulauan terjauh dari Kota Sumenep yang letaknya kurang lebih 205 km dengan jarak tempuh perjalanan laut selama 24 jam itu juga bisa menstimulasi siswa-siswi adik kelasnya.
“Mudahan-mudahan menjadi pemicu adik kelas mereka untuk lebih giat dan rajin belajar di SMAN 1 Sapeken,” harapnya.
Kepsek Rudy Suwandono mengatakan, kebersihan yang berhasil dicapai oleh siswa-siswi SMAN 1 Sapeken, Sumenep, dibawah kepemimpinannya, semua adalah berkat kerja sama dan kerja keras serta doa tulus dari semua para guru.
“Sekaligus tata administrasi sekolah dan dukungan serta support wali murid yang semakin tinggi tingkat pengetahuannya tentang pentingnya menuntut ilmu di Perguruan Tinggi,” pungkas Kepala SMAN 1 Sapeken Sumenep Rudy Suwandono. (ily)

Tidak ada Respon