PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Tim KP3 Sumenep Monitoring Distribusi Pupuk Subsidi: Pastikan hingga Akhir Desember Aman

Pada
Tim KP3 Sumenep Monitoring Distribusi Pupuk Subsidi: Pastikan hingga Akhir Desember Aman
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Tim Komisi Pengawasan Pupuk Bersubsidi dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep melakukan monitoring terhadap kegiatan distribusi dan ketersediaan stok pupuk bersubsidi di wilayah setempat, Rabu (13/11/2024). Pemantauan dilakukan di distributor pupuk CV Adi Candra Sumekar selaku distributor pupuk bersubsidi yang menaungi wilayah distribusi Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Bluto.

Kabag Perekonomian dan ESDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, monitoring yang dilakukan juga mencakup evaluasi, sekaligus pelatihan dan pengawasan.

IMG-20260926-WA0006

“Dasarnya adalah Peraturan Bupati Sumenep Nomor 62 Tahun 2023 tentang Deskripsi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, dan Keputusan Bupati Sumenep Nomor 69 Tahun 2024 tentang Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Tahun 2024,” terang Dadang.

Berdasarkan hasil pemantauan, Dadang mengungkapkan di Gudang Penyangga Saronggi stok pupuk bersubsidi untuk bulan November 2024 masih berstatus aman.

“Stok di gudang per 13 November 2024, pupuk urea tersedia 647 ton, dan NPK tersedia 492 ton. Kiriman juga setiap hari datang dari PT Pupuk Indonesia tanpa jeda libur bahkan sampai 31 Desember mendatang, dengan nilai total kiriman mencapat 1000 ton per bulan,” ungkapnya.

Selanjutnya tim terus melakukan pemantauan ke kios di bawah naungan CV Adi Candra Sumekar, yaitu Kios Sinar Saudara di Kecamatan Saronggi, dan Kios Makmur di Kecamatan Bluto untuk memastikan kelancaran distribusi.

“Di kedua kios, kami melakukan pengecekan atribut kios yang sesuai prosedur, seperti adanya papan atribut HET sesuai dengan Permendag yang berlaku. Soal proses distribusi, berdasarkan keterangan pihak kedua kios, tidak ada hambatan apapun dan petani bisa langsung melakukan penebusan pupuk hanya dengan membawa KTP dan Swafoto melalui aplikasi e-puber,” jelas Dadang.

“Harga jual kepada petani juga sama dengan HET yang berlaku, untuk Urea Rp 2.250 per kilogram, dan untuk NPK Phonska Rp 3.000 per kilogram,” paparnya.

Hadir dalam kegiatan pemantauan, Kapolres Sumenep dan jajarannya, Kepala Dinas UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Sumenep beserta jajarannya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep beserta jajarannya, dan Dadang sendiri beserta jajarannya.

Sementara Kapolres Sumenep AKBP Henri Noveri Santoso menyatakan mendukung swasembada pangan dan pengawasan ketat untuk melindungi kepentingan petani.

“Distribusi pupuk harus tepat sasaran. Kami menyarankan pemasangan CCTV di kios dan menyederhanakan laporan penebusan pupuk bagi kelompok tani. Jika ada oknum yang mengganggu penyaluran pupuk, segera laporkan kepada saya,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

KSOP Kalianget Edukasi Santri tentang Pentingnya Keselamatan Pelayaran

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia dan Berteknologi

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Nilai persatuan dan semangat...

Bupati Sumenep Cak Fauzi Dukung Rangkaian Hari Santri 2026, Dorong Semangat Santri Terus Diwariskan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Rangkaian peringatan Hari Santri...

Camat Pragaan Ajak Jadikan Hari Kesaktian Pancasila 2026 sebagai Momentum Memperkuat Persatuan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila...

Pembinaan Sepak Bola Usia Dini, Bupati Sumenep Cak Fauzi Resmikan Turnamen Mini Soccer U-13

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus...

PPID Sumenep Gandeng SLB Negeri Saronggi untuk Perkuat Akses Informasi Disabilitas

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *