PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Rokok Ilegal di Pamekasan Semakin Merajalela dan Dibiarkan oleh BC Madura, Kini Merk Suryaku Milik Haji Horrah Blumbungan

Pada
KOLASE FOTO. Novian Dermawan, Kepala Bea Cukai Madura dan rokok ilegal merk Suryaku yang ditengarai milik Haji Horrah Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, yang dibiarkan bebas beredar
KOLASE FOTO. Novian Dermawan, Kepala Bea Cukai Madura dan rokok ilegal merk Suryaku yang ditengarai milik Haji Horrah Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, yang dibiarkan bebas beredar
A-AA+A++

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Rokok ilegal yang diproduksi bersarang di Kabupaten Pamekasan yang menjadi wilayah hukum Bea Cukai (BC) Madura semakin merajalela kendati jadi sorotan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Selasa (30/9/2025).

Kini rokok merk Suryaku yang ditengarai milik Haji Horrah Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, yang seakan sengaja dibiarkan dan dipelihara oleh Aparat Penegak Hukum setempat hingga Bea Cukai Madura yang menjadi wilayah pengawasannya.

IMG-20260926-WA0006

Bukannya ditindak, rokok ilegal yang ditengarai milik Haji Horrah, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, justru semakin menjadi jadi memproduksi rokok varian anyar merk Suryaku Black Edition isi 20 batang.

“Rokok merk Suryaku itu ditengarai milik Haji Horrah Desa Blumbungan, Pamekasan. Kini malah mengeluarkan produk baru merk Suryaku Black Edition itu,” ungkap sumber Jurnalis Indonesia yang mengantongi segudang data rokok ilegal yang bersarang di Kabupaten Pamekasan.

Celakanya, meskipun rokok ilegal merk Suryaku warna merah dan terbaru Suryaku Black Edition yang ditengarai milik Haji Horrah Desa Blumbungan kendati secara terang-terangan diedarkan melanggar undang-undang justru seakan sengaja dipelihara.

“Herannya itu kenapa dibiarkan. Aparat penegak hukum hingga Bea Cukai Madura diyakini sudah tahu tapi enggan menangkap,” lanjut sumber.

Aparat Penegak Hukum setempat dan Bea Cukai Madura juga diyakini sudah mengetahui terkait titik titik produksi rokok ilegal beserta pemiliknya yang bersarang di Kabupaten Pamekasan.

“Aparat Penegak Hukum hingga Bea Cukai Madura tentu tau keberadaan rokok ilegal yang bersarang di wilayah hukumnya, baik sarang produksinya dan siapa pemiliknya. Cuma itu seakan enggan menindak,” sebutnya.

Karena itu, kini saatnya Menteri Keuangan yang baru Purbaya Yudhi Sadewa untuk turun langsung ke Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menindak para pelaku rokok ilegal yang tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menciptakan persaingan usaha tidak sehat dengan produsen resmi yang membayar cukai.

Sementara Kepala Bea Cukai Madura Novian Dermawan dan Haji Horrah yang ditengarai bos rokok ilegal merk Suryaku belum dapat dimintai keterangan. Jurnalis Indonesia kini dalam penelusuran lebih lanjut. (ily/red)

Bacaan Lainnya

Kapolresta Sumenep dan Kepala BNNK Pimpin Operasi Gabungan, Sasar Cafe Mr. Ball dan Pelabuhan Kalianget

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep bersinergi dengan...

Polresta Sumenep Tindak Lanjuti Aduan Dugaan Pelanggaran Etik Anggota, Gelar Perkara Segera Dilakukan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Polresta Sumenep melalui Seksi...

Polres Pemalang Dalami Dugaan Perundungan yang Berujung Kematian Siswa SD

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Polres Pemalang menggelar konferensi...

Polres Sampang Ungkap Pembunuhan Mertua oleh Menantu Tiri di Tambelangan

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Kepolisian Resor (Polres) Sampang...

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

Alasan Sakit, Istri Anom Mangkir dari Panggilan KPK, FWP: Mungkin Takut Ditahan

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Istri Bupati Pemalang nonaktif...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *