PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Proyek Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Sungai di Desa Gedungan Diduga Tak Beres

Pada
Proyek Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Sungai di Desa Gedungan yang tengah dikerjakan tanpa papan informasi dan tanpa permisi ke pemerintah desa. (foto/ist)
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pekerjaan proyek pembangunan rehabilitasi irigasi sungai di Desa Gedungan, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga tak beres.

Pasalnya, pekerjaan rehabilitasi dan irigasi sungai di Desa Gedungan yang saat ini tengah dikerjakan tidak memasang papan informasi proyek.

IMG-20260617-WA0002
Proyek Pembangunan Rehabilitasi Irigasi Sungai di Desa Gedungan yang tengah dikerjakan tanpa papan informasi dan tanpa permisi ke pemerintah desa. (foto/ist)

Kemudian pantauan sejumlah media di lokasi kemarin, Senin (9/10/2023), terlihat pabrikasi pelat beton yang dipasang pada dua sisi saluran sungai diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknik (Spek).

Sebab, pelat beton yang dipasang pada dua sisi saluran sungai sama sekali tidak dilandasi dengan pemasangan batu gunung yang dilapisi adukan semen dicampur pasir (Spesi) sebagai sandaran guna memperkuat pemasangan agar tidak mudah ambruk saat debit air sungai naik.

Pelat beton hanya ditata rapi, sementara dibelakang pelat beton yang kosong ditimbun dari tanah hasil galian sungai dan sisa-sisa batu.

Para pekerja mengaku dirinya hanya disuruh bekerja oleh salah seorang yang bernama Heri yang juga posisinya sebagai tukang.

“Saya hanya disuruh bekerja sama Heri, tapi Heri sekarang tidak kerja karena sedang sakit,” kata salah seorang tukang yang memakai kaos panjang berwarna kuning.

Ditanya soal siapa kontraktor pelaksana pada pekerjaan proyek yang dirinya kerjakan itu mengaku tidak tahu. Karena mengaku hanya disuruh kerja saja.

“Saya tidak tahu siapa yang punya proyek ini, saya cuma disuruh kerja,” celetuk salah seorang pekerja lain disampingnya.

Kepala Desa Gedungan, Masjukun, mengaku tidak tahu menahu terkait pekerjaan proyek rehabilitasi dan irigasi yang ada di wilayahnya itu. Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kecamatan Batuan ini mengaku kaget lantaran baru mendengar kalau ada pekerjaan proyek di desanya saat dikonfirmasi oleh awak media.

Masjukun mengatakan, proyek rehabilitasi dan irigasi yang masuk di wilayahnya itu tanpa permisi tidak ada pemberitahuan ke pemerintah desa yang dipimpinnya. Baik dari pihak dinas maupun dari kontraktor pelaksana.

“Sebelumnya tidak ada pemberitahuan tentang proyek itu ke desa, makanya kami tidak tahu,” terangnya, Rabu (11/10/2023).

Masjukun mengucapkan terima kasih kepada awak media yang ikut serta melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek di wilayahnya itu. Pihaknya berjanji dalam waktu dekat akan melakukan monitoring langsung ke lokasi guna memastikan adanya pekerjaan proyek siluman tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan monitoring langsung ke lokasi untuk melihat hasil pekerjaannya selain mau memastikan dari dinas apa dan siapa kontraktornya,” tegasnya. (*ji/ily)

Bacaan Lainnya

Ringan Beban Warga, Bang Ali Zainal Abidin Bagikan BBM Gratis di Pamekasan

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Semangat Fastabiqul Khairat atau...

SMAN 1 Masalembu Juara I Lomba Antikorupsi, Siap Wakili Sumenep ke Tingkat Jawa Timur

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan...

Hari Pramuka ke-65, Wabup Sumenep Dorong Gerakan Pramuka Perbanyak Aksi Nyata

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Wakil Bupati Sumenep KH...

Polresta Sumenep Ungkap Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pemuda 22 Tahun Ditahan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim)...

BPRS Bhakti Sumekar Jadi Bank Implementasi KEJAR Terbaik Jawa-Bali 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – PT BPRS Bhakti Sumekar...

Penguatan SDM dan Pelayanan Prima, Gebyar 3M RSUD Sumenep Hadapi Akreditasi Berakhir dengan Kompetisi Cerdas Cermat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *