PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Bupati Sumenep Cak Fauzi Berharap Ada Regenerasi Empu Keris Demi Pelestarian Budaya

Pada
Bupati Sumenep Cak Fauzi Berharap Ada Regenerasi Empu Keris Demi Pelestarian Budaya
Bupati Sumenep Cak Fauzi Berharap Ada Regenerasi Empu Keris Demi Pelestarian Budaya
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengharapkan ada regenerasi empu keris sebagai langkah strategis dalam pelestarian budaya, agar warisan leluhur tetap hidup di tengah arus modernisasi.

Harapan Bupati Sumenep yang familiar disapa Cak Fauzi ini disampaikan
Bupati di sela-sela Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur Desa Aeng Tongtong di Desa setempat, Rabu (2/7/2025).

IMG-20260926-WA0006

Sebab bagi Bupati Sumenep Cak Fauzi, saat ini pengrajin keris tantangannya adalah regenerasi dalam rangka mempertahankan produksi keris di Kabupaten Sumenep supaya jangan sampai putus, tetapi harus terus berlanjut di masa mendatang.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi 
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo yang familiar disapa Cak Fauzi

“Para empu, sesepuh dan pelaku keris utamanya di Desa Aeng Tongtong, senantiasa menularkan ilmu dan keahliannya kepada generasi muda di desanya, demi melestarikan tradisi leluhur kepada penerus,” harap Bupati Sumenep Cak Fauzi.

Bupati Cak Fauzi mengungkapkan, Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang memiliki empu terbanyak di dunia sebagai salah satu pusat keris paling bersejarah di Nusantara, tetapi manakala tidak ada generasi penerusnya, tentu saja warisan ini hanya menjadi cerita.

“Karena itu, pelajar atau generasi muda untuk mencintai keris supaya berdampak positif kepada regenerasi pengrajin keris, sehingga keberadaan empu (pengrajin keris) tetap bertahan hingga kapanpun,” terang Cak Fauzi.

Bupati Sumenep Cak Fauzi menerangkan, melalui jamasan pusaka ini lahir generasi muda yang meneruskan jejak para empu keris, karena pusaka bukan sekadar benda, tapi simbol jati diri dan warisan budaya.

“Kami khawatir menakala tidak ada regenerasi, tidak ada lagi yang mampu membuat keris atau pusaka seperti leluhur,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Sumenep bersama Pelestari Budaya Leluhur Desa Aeng Tongtong “Pelar Agung” melakukan Jamasan Pusaka Keraton Sumenep dan Pusaka Leluhur Desa Aeng Tongtong.

“Kegiatan tahun ini, tidak hanya melaksanakan jamasan seperti biasa, tetapi menghadirkan pemaparan sejarah panjang keris, termasuk masa ketika keris pernah dilarang dibawa oleh pemiliknya,” tutur Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bacaan Lainnya

Diskominfo Jatim Gagas Inovasi Perisai Anak, Satu-satunya di Indonesia

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

DLH Jatim Targetkan Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik Rampung 2028

SURABAYA (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH)...

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *