PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Gubernur Khofifah Kompak Tutup Mulut Soal Pelabuhan Masalembu Kewenangan Pemprov Jatim yang Rusak dan Membahayakan

Pada
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemprov Jatim yang dibiarkan rusak bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat
KOLASE FOTO. Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dan kondisi jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemprov Jatim yang dibiarkan rusak bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Gubernur Khofifah dan Wakil Gubernur (Wagub) Emil Elestianto Dardak kompak memilih diam atas persoalan jalan Pelabuhan Masalembu kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dibiarkan rusak parah bertahun-tahun mengancam nyawa masyarakat setempat. Rabu (25/3/2026).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Emil seakan tak peduli terhadap kerusakan jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangannya kendati sering menjadi keluhan masyarakat setempat lantaran keberadaannya membahayakan dan mengancam keselamatan.

IMG-20260617-WA0002

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dikonfirmasi memilih bungkam enggan memberikan tanggapan terhadap persoalan serius yang dialami oleh warga kepulauan Masalembu itu.

Atas kondisi tersebut, warga setempat menilai Gubernur Jatim seakan menunjukkan ketidakpedulian terhadap warga Masalembu. Warga Masalembu hanya meminta tanggungjawab Gubernur Khofifah atas jalan Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim itu.

“Warga Masalembu berharap Pemprov Jatim yang menjadi kewenangan dalam pelabuhan Masalembu harus segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi tersebut. Mengingat perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan pelabuhan seharusnya menjadi prioritas, terlebih di wilayah kepulauan Masalembu yang sangat bergantung pada akses transportasi laut,” desak warga Masalembu, Hasan.

Pelabuhan Masalembu sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan pulau dengan wilayah luar. Kerusakan akses jalan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga keselamatan masyarakat setempat.

Warga Masalembu itu bahkan membandingkan dengan Pelabuhan Keramaian yang berada dibawah kewenangan Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kantor UPP Kelas III Masalembu yang sangat mulus dan nyaman dilewati.

“Masak iya Gubernur Jatim tidak malu dengan kondisi Pelabuhan Masalembu yang menjadi kewenangan Pemprov Jatim yang hancur itu. Jika tidak segera ditangani, kondisi Pelabuhan Masalembu dikhawatirkan akan terus memburuk dan berpotensi menimbulkan korban jiwa,” pungkasnya.

Bacaan Lainnya

JSI Apresiasi Capaian Kinerja Bupati Fauzi atas Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerataan pembangunan antara wilayah...

Kadiskominfo Sumenep Tekankan Keterbukaan dan Kekompakan dalam Pelayanan Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Komunikasi dan...

Diskominfo Sumenep Peringati Maulid Nabi, Kadis Indra: Jabatan Adalah Amanah, Jalankan Tugas dengan Ikhlas dan Sabar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Wabup Imam Hasyim Lantik 28 Pejabat Pemkab Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Sekcam Ainul Yakin Resmi Jadi Camat Masalembu, Siap Lanjutkan Penguatan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

Achmad Auzai Rahman Resmi Jadi Camat Pragaan, Bawa Pengalaman dari Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *