PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260926-WA0005

Hewan Kurban di Sumenep Dipastikan Aman, DKPP Gencar Lakukan Pengawasan Jelang Idul Adha 2026

Pada
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan terhadap hewan ternak di sejumlah pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi peredaran hewan ternak yang terindikasi penyakit agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya konsumen daging.

IMG-20260926-WA0006

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, Zulfa, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan sekaligus pemeriksaan sampel terhadap hewan ternak yang diperjualbelikan di pasar.

“Menjelang Idul Adha 2026 ini, pengawasan kami tingkatkan. Petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sudah turun langsung ke berbagai pasar hewan,” terangnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, tim kesehatan hewan DKPP kini melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan kepulauan. Tidak hanya di pasar hewan, pengawasan juga akan diperluas ke lapak-lapak penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan.

“Biasanya menjelang Idul Adha banyak pedagang membuka lapak sementara untuk menjual sapi maupun kambing kurban. Tempat-tempat seperti itu juga akan kami awasi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, DKPP memastikan belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi hewan ternak di pasar hewan masih aman dan tidak ditemukan indikasi penyakit,” ungkapnya.

Meski demikian, pengawasan dan pemeriksaan acak akan terus dilakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak yang beredar di masyarakat tetap terjaga.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan segera melapor apabila menemukan hewan ternak yang dicurigai mengalami gejala penyakit.

“Kami berharap masyarakat ikut proaktif memberikan laporan kepada petugas, karena keterbatasan personel membuat kami tidak bisa mengawasi seluruh wilayah secara maksimal,” imbaunya.

Bacaan Lainnya

Camat Pragaan Bawa Inovasi Kesiapsiagaan Bencana ke Uji AID Kabupaten Sumenep 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kecamatan Pragaan, Kabupaten...

Pemkab Sumenep Raih Penghargaan dari Kementan atas Partisipasi dalam Program UPLAND 2021–2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Diskominfo Sumenep Ajak Warga Ramaikan Festival Musik Tong-Tong melalui Gerakan “Nongtong Bareng”

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

KSOP Kalianget Perkuat Edukasi Keselamatan Pelayaran melalui Syahbandar Bersholawat

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas...

Perkuat Ketahanan Pangan, DKPP Sumenep Optimalkan Anggaran Pertanian 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui...

Perluasan Jangkauan Air Jadi Strategi DKPP Sumenep Kembangkan Sektor Pertanian

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *