PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012
IMG-20260920-WA0013

Hewan Kurban di Sumenep Dipastikan Aman, DKPP Gencar Lakukan Pengawasan Jelang Idul Adha 2026

Pada
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
Kepala DKPP Sumenep Chainur Rasyid 
A-AA+A++

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep memperketat pengawasan terhadap hewan ternak di sejumlah pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi peredaran hewan ternak yang terindikasi penyakit agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya konsumen daging.

IMG-20260617-WA0002

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Sumenep, Zulfa, mengatakan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pemantauan sekaligus pemeriksaan sampel terhadap hewan ternak yang diperjualbelikan di pasar.

“Menjelang Idul Adha 2026 ini, pengawasan kami tingkatkan. Petugas kesehatan hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sudah turun langsung ke berbagai pasar hewan,” terangnya, Senin (27/4/2026).

Ia menjelaskan, tim kesehatan hewan DKPP kini melakukan pemeriksaan di sejumlah wilayah, termasuk kawasan kepulauan. Tidak hanya di pasar hewan, pengawasan juga akan diperluas ke lapak-lapak penjualan hewan kurban musiman yang mulai bermunculan.

“Biasanya menjelang Idul Adha banyak pedagang membuka lapak sementara untuk menjual sapi maupun kambing kurban. Tempat-tempat seperti itu juga akan kami awasi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, DKPP memastikan belum menemukan adanya hewan ternak yang terjangkit penyakit berbahaya seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD).

“Alhamdulillah, sampai saat ini kondisi hewan ternak di pasar hewan masih aman dan tidak ditemukan indikasi penyakit,” ungkapnya.

Meski demikian, pengawasan dan pemeriksaan acak akan terus dilakukan guna memastikan kesehatan hewan ternak yang beredar di masyarakat tetap terjaga.

DKPP juga mengimbau masyarakat agar turut berperan aktif dengan segera melapor apabila menemukan hewan ternak yang dicurigai mengalami gejala penyakit.

“Kami berharap masyarakat ikut proaktif memberikan laporan kepada petugas, karena keterbatasan personel membuat kami tidak bisa mengawasi seluruh wilayah secara maksimal,” imbaunya.

Bacaan Lainnya

JSI Apresiasi Capaian Kinerja Bupati Fauzi atas Penguatan Infrastruktur dan Pelayanan Dasar di Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerataan pembangunan antara wilayah...

Kadiskominfo Sumenep Tekankan Keterbukaan dan Kekompakan dalam Pelayanan Publik

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kepala Dinas Komunikasi dan...

Diskominfo Sumenep Peringati Maulid Nabi, Kadis Indra: Jabatan Adalah Amanah, Jalankan Tugas dengan Ikhlas dan Sabar

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Dinas Komunikasi dan Informatika...

Wabup Imam Hasyim Lantik 28 Pejabat Pemkab Sumenep

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep...

Sekcam Ainul Yakin Resmi Jadi Camat Masalembu, Siap Lanjutkan Penguatan Pelayanan di Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan...

Achmad Auzai Rahman Resmi Jadi Camat Pragaan, Bawa Pengalaman dari Wilayah Kepulauan

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *