PASANG IKLANMU DISINI
IMG-20260920-WA0012

Tak Terbukti Jadi Otak Penembakan di Sampang, Hakim Vonis 8 Bulan Terhadap Kades Ketapang Daya

Pada
A-AA+A++

SAMPANG (JURNALIS INDONESIA) – Pengadilan Negeri (PN) Sampang akhirnya menjatuhkan putusan terhadap Moh Wijdan yang sering dikenal bun Wid, yang sebelumnya didakwa sebagai otak penembakan terhadap Muarah warga Banyuates yang menggegerkan warga Pantura.

Dalam sidang yang berlangsung pada Kamis (25/7/2024), Hakim menyatakan bahwa Moh Wijdan (bun Wid-red) tidak terbukti sebagai otak peristiwa penembakan di Banyuates. Kendati demikian, hakim menjatuhi hukuman 8 bulan terhadap Moh Wijdan.

Kasi Pidum Kejari Sampang, Dodi Purba mengatakan, tuntutan terhadap terdakwa memang berbeda-beda sesuai dengan peran masing masing. Untuk terdakwa Moh Wijdan yang hanya dituntut 1 tahun itu karena berperan hanya dimintai perlindungan sebagai tokoh oleh eksekutor usai kejadian.

“Jadi otaknya Sutikno dan eksekutornya Rohim itu kami tuntut 7 tahun. Sementara Hannan yang berperan mencarikan eksekutornya kami tuntut 4 tahun, sama dengan terdakwa Haris yang menjadi joki mengantarkan eksekutor,” terang Dodi.

Keterlibatan terdakwa Moh Wijdan, kata Dodi terjadi setelah peristiwa penembakan, eksekutor (pelaku utama) tersebut lari ke rumah terdakwa.

“Karena Moh Wijdan ini seorang tokoh di Sampang Pantura, eksekutor tersebut datang ke rumahnya untuk meminta perlindungan. Namun, ketika meminta perlindungan itu, oleh bun Wid (Wijdan) disuruh pulang, namun pistolnya disimpan di pekarangan rumah bun Wid, itulah yang menjadi fakta perkara persidangan sehingga kenapa bun Wid (Wijdan) itu hanya dituntut satu tahun,” tandasnya. (sid)

Bacaan Lainnya

Calon Kades Petahana Mahmud Janjikan Mobil dan Motor, FWP: Patut Diduga Politik Uang

PEMALANG (JURNALIS INDONESIA) – Janji pemberian hadiah berupa...

Proyek Peningkatan Jalan Harapan Maju–Pandansari di Berau Telah Rampung: Konektivitas Diperkuat

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Berau terus...

Perusahaan Rokok Binaan BC Madura CV Ayunda Pamekasan Kembali Hadir Bantu Masyarakat Salurkan Air Bersih

PAMEKASAN (JURNALIS INDONESIA) – Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat...

Antusiasme Warga Tinggi dan Disetujui Bupati, Bapenda Sumenep Perpanjang Masa Diskon Pajak hingga Desember 2026

SUMENEP (JURNALIS INDONESIA) – Kabar baik bagi masyarakat...

Kelompok Tani Maluang Jaya Tahan Tiga Alat Berat, Dugaan Penyerobotan Lahan di Gunung Tabur Memanas

BERAU (JURNALIS INDONESIA) – Ketegangan terkait persoalan penguasaan...

PT BMA Dituntut Bertanggung Jawab, Petani Walet Tagih Kompensasi

KUTAI TIMUR (JURNALIS INDONESIA) – Persoalan antara petani...

IMG-20260910-WA0010

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *