NGANJUK (JURNALIS INDONESIA) – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama BPH Migas dan Pertamina, Kemarin Jumat (12/9/2025), menggelar sosialisasi penerapan aplikasi XSTAR di Pendopo KRT Sosrokoesoemo. Sosialisasi ini dihadiri Bupati Nganjuk, perwakilan BPH Migas, camat se-Kabupaten Nganjuk, perangkat daerah, pelaku UMKM, hingga balai penyuluh pertanian.
Aplikasi XSTAR digunakan untuk penerbitan surat rekomendasi pembelian Jenis BBM Tertentu (Solar) dan Jenis BBM Khusus Penugasan (Pertalite) bagi konsumen nontransportasi. Melalui sistem digital ini, rekomendasi dapat diterbitkan lebih cepat, transparan, serta memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran. Masyarakat penerima subsidi nantinya menggunakan QR Code saat membeli BBM di SPBU.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan pentingnya dukungan seluruh pihak agar program ini berjalan efektif. Ia berharap implementasi XSTAR mampu menjaga keadilan distribusi BBM subsidi sehingga benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak.
“Sekaligus mendorong kesejahteraan petani, nelayan, pelaku usaha mikro, dan layanan umum di Kabupaten Nganjuk,” terangnya.
Acara tersebut dihadiri Bupati Nganjuk, perwakilan BPH Migas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Nganjuk, camat se-Kabupaten Nganjuk, kepala perangkat daerah, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, pelaku UMKM, hingga balai penyuluh pertanian. Kehadiran beragam unsur ini mencerminkan pentingnya sinergi dalam mendukung kebijakan distribusi BBM subsidi yang lebih tepat sasaran.
Kepala Bagian SDM Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Muji Subagyo, menjelaskan bahwa penerapan aplikasi XSTAR bertujuan mempercepat pelayanan, meningkatkan transparansi, sekaligus memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran.
“Melalui aplikasi tersebut, surat rekomendasi pembelian BBM subsidi untuk usaha mikro, pertanian, perikanan, maupun layanan umum dapat diterbitkan lebih cepat dan akuntabel,” jelasnya.
Masyarakat penerima subsidi nantinya juga akan menggunakan QR Code saat melakukan pembelian di SPBU.
Sebagai tindak lanjut, pemaparan teknis dan diskusi disampaikan oleh perwakilan Pertamina Cabang Kediri, Asisten Ekbang Judi Ernanto, dan Kabag SDM Ekbang Muji Subagyo.
Dengan penerapan sistem digital ini, Pemkab Nganjuk bersama BPH Migas menegaskan komitmennya menjaga transparansi serta ketepatan penyaluran BBM subsidi.
Bupati Nganjuk, Marhen Djumadi mengharapkan agar manfaat program subsidi benar-benar dirasakan masyarakat yang berhak sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan di berbagai sektor. (isk)


